Seteguk gin tonic

—–> Soundtrack in this Flash Fiction

Aku hanya mau mencumbumu,memuaskan rasa kesepianmu.Aku untukmu,malam ini….dan seterusnya

Nayla bersikeras menggerakkan badannya. Kepalanya pening. Efek larutan kuning keemasan Long Island dengan coke yang diteguknya beberapa gelas semalam membuatnya kehilangan kesadaran dan pingsan.

Seseorang membukakan gordin kamar hotel yang ditempati Nayla malam itu. Sinar matahari yang langsung menembus retina nya,menyilaukan matanya. Membuatnya terjaga, dan bertanya dalam hati ‘Ada di hotel mana lagi gue sekarang?’

‘Bangun, Nayla.Bangun,lo harus ngantor’

Nayla merasa jengah, ini bukan waktu yang tepat untuk menyuruhnya kerja. Ini waktu yang tepat untuk menceritakan apa yang terjadi semalam. Apa yang dia lakukan semalam sampai harus tertidur disini lagi,bukan di kosan yang nyaman.

‘Who’s bring me here,Rel?’
‘Gue,gue yang bopong elo ksini.Lo udah gila. Lo mandi dulu sana. Gue udah ijinin lo baru bisa masuk siang’
‘Hell nah. I’m so sick of this shit. Could you please shut your fucking mouth? Bukan waktu yang tepat untuk nyuruh gue kerja!!’
Aurel berjengit, namun segera memaklumi tingkah sahabat kecilnya itu,menyadari kesadaran yang belum sepenuhnya karena pengaruh Long Island semalam. Aurel datang terlambat malam itu, sahabatnya sudah terlanjur tersungkur pada meja bar. Meracau,menangis.Kacau.
‘Okay then. Wash your face first,sis. Am going to prepare breakfast for you’,Aurel segera beranjak depan Nayla

I’ll take you places you never thought you’d go
I can get you so high with the things I do
You get a rush in your veins and we start to move
Don’t let these innocent eyes fool you when I’m on the floor

Nayla kembali dari kamar mandi. Pancuran air dingin dan shower gel aroma Camelia sinensis menyegarkan fikirannya. Jernih. Siap mendengar cerita Aurel, siap mengingat – ingat apa yang ia lakukan semalam.

‘Gue kenapa?’
‘Ngga tau,,gue dateng lo udah passed-out. Tapi kata orang-orang disana elo ngga bertingkah konyol,Cuma meracau ngga jelas sebut – sebut nama Ganesh’
‘Long Island,campur coke pula, Gin Tonic,minum Smirnoff segala lagi.Gimana lo ngga passed out minum lo gila-gilaan gitu.Sakit. Cuma gara-gara tuh cowok’, tambah Aurel

Ganesh.Lagi. Ganesh yang buat Nayla menangis. Pedih. Saat ini hanya kenangan bersama Ganesh yang ingin Nayla ingat. Ingatannya kembali ke satu minggu yang lalu

You ain’t gotta say that you like it
I can tell by the look in your eyes
Won’t you give it a try, you’ll be mine

Malam itu,Nayla,Ganesh,cinta mereka berdua,menyatukan raga mereka,menghempas dingin malam.
Tidak akan pernah kulepas.Malam ini,dan selalu,aku milikmu,Ganesh
Tiada saksi,tiada bukti,hanya hati yang saling bertaut.Malam itu dan malam malam sebelumnya,hanya malam.Cinta mereka berdua terpatri di kamar itu.
Dan pagi,siang,seperti biasa.Tiada kontak,tiada sepatah kata,bahkan bertatap mata,walau berada di ruangan yang sama.Ruangan kantor yang sama.
‘Kamu malamku,Nayla’.Bisik Ganesh dalam pelukan Nayla,erat,mencumbu dalam bibir basah Nayla,menikmati tiap hubungan yang terjalin,hubungan gelap yang terjalin.
‘Namun kau milik Adel seutuhnya,yang dapat memilikimu kapanpun’
Keluh Nayla dalam hati.

 

Namun rasa cinta yang dalam kepada sosok ini buat Nayla rapuh,buat Nayla berkorban segala nya,menyakiti Adel dalam senyum riang mereka di kala makan siang bersama,jalan bersama,menyembunyikan ribuan jarum dalam jerami.Sampai sekarang,persahabatan Nayla dan Adel masih terjalin erat.Yang Nayla inginkan,persahabatannya dengan Adel terus erat dibalik hubungan gelap ini.Nayla menyayangi Adel,Nayla selalu mau melindungi Adel yang rapuh,polos. Nayla…menyakiti hati Adel.
Dan semua berubah.Semua berubah.Ganesh mengakhiri hubungan ini,Ganesh memutuskan Nayla sebagai malamnya.

‘Kau bukan malamku lagi,Nayla.Aku ingin kita mengakhiri semua ini’

‘Kau akan tetap menjadi milikku Ganesh. Kau tidak bisa lepas dariku. Kau merindukan seluruh yang ada padaku. Sifat ceria ku,perhatianku, bibirku, tubuhku. Yang tidak akan kamu dapat dari Adel, yang menjaga kehormatannya sampai kalian menikah. Kamu tidak akan dapat itu semua dari Adel,hanya aku’

Namun semua berakhir. Ganesh akan menikahi Adel. Nayla yang kosong, melindungi semua skandal yang pernah terjadi. Tidak ada sedikitpun niat Nayla untuk menghancurkan semuanya. She was just a love dealer for Ganesh. Dan hari itu,semua hancur,dan membiarkan seluruh jenis alkohol masuk ke rongga mulutnya,tenggorokan,memanaskan lambungnya.

Cause I could be your dealer,
I can be your only friend when you need her,
I’ll keep you coming back again,
You can call me anytime I can make you feel fine

19102011-12.56

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s