6 Jam Waktu Uppsala

6 Jam waktu Uppsala – Farah Soraya

Untuk project yang sangat challenging #11projects11days dari Nulisbuku

 

Bangunan Carolina Rediviva begitu senyap, entah baru berapa mahasiswa yang rela bangun sepagi ini untuk ke perpustakaan. “Holiday again, library will be the most quiet place on earth”,Rangga beringsut dari bangku taman kampusnya menuju Perpustakaan Carolina Rediviva. 3 tahun sudah Rangga disini, dan bangunan karya arsitek Carl Fredrik Sundvall tetap mempesona dirinya,disamping begitu cintanya Rangga dengan literature kuno 1800-an yang masih tersimpan disini.

Rangga melangkah ke dalam ruangan itu, harusnya Rangga sudah merencanakan berapa jam waktu yang akan dihabiskan disini, harusnya dari flatnya Rangga sudah merencanakan buku apa saja yang akan dihabiskannya. Namun hari ini lain, ada beban di hatinya, rasa tidak nyaman yang selalu menghampiri tiap malamnya disini, di Swedia, 6 jam perbedaan waktu dari cintanya, dari Cinta. Memasuki ruang membaca, Rangga mengambil posisi di dinding Balustrade Selatan. Rangga mengambil sembarang buku yang bahkan tidak dibaca judulnya, bahkan tidak dilihat warna buku tersebut. Melewati rak buku Carolina Rediviva yang sempit, Rangga menyenderkan diri  di ruangan itu. Hatinya hanya ingin sendiri, hatinya harus memilih.

Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada disatu
Persimpangan jalan yang sulit kupilih

 

“Mengapa harus sekarang? Mengapa harus sendiri?Cinta, apa kau dengar asa ini? Apakah kau tahu   bahwa ada hal yang terlalu sulit diungkapkan dari jarak sejauh ini?”,erang Rangga dalam hati.

Hatinya hancur, hanya rasa itu yang ia rasakan, tersembunyi dari rasa sayangnya, rasa rindunya, rasa ingin cepat  pulang ke Indonesia,menemui cintanya,menemui Cinta, melihat wajah terkejut Cinta saat Rangga diam – diam menghampiri ke Selo, tempat Cinta menjadi relawan pendidikan disana.

Air mata terlalu cepat  bergulir dari mata Rangga, air mata untuk Cinta, air mata yang pertama kali dikeluarkan untuk sosok perempuan,sosok Cinta.

Menyesali mengapa 3 tahun telah begitu sempurna terjalin, harus ada hati yang akan hancur

Menyesali mengapa Rangga tidak bisa bertanya dan menanyakan pertanyaan apapun untuk Cinta. Skype, Yahoo Messenger, dan  media komunikasi lainnya dengan Cinta, Rangga menyesali kenapa rasa rindu yang terlepas tidak lebih dari kepura –  puraan, tidak lebih dari drama.

I can’t take it any longer
Thought that we were stronger
All we do is linger
Slipping through our fingers
I don’t want to try now
All that’s left is goodbye to
Find a way that I can tell you
I hate this part right here
I hate this part right here
I just can’t take your tears
I hate this part right here

“Mahasiswa bego!”,umpat Rangga dalam hati. Menghampiri dimana suara itu berasal.

“Don’t let this f*cking pen slide away to your head. Please change your ringtone into Silent mode!”, Rangga memaki pelan ke salah satu mahasiswa Asia yang lupa mematikan telepon selularnya.

“Mahasiswa Asia bego!”,umpat Rangga dalam Bahasa sekali lagi ke mahasiswa tersebut.

Rangga beranjak keluar dari bangunan tersebut. Kejadian itu membuat dirinya semakin kalut. Berjalan tergesa melewati bangunan demi bangunan, menuju gedung Teknik Sains. Tiba – tiba seseorang memeluknya, erat,seakan tidak mau melepasnya.

“Rangga, I miss you!!! Kamu mau kemana?”

Perempuan Indonesia, berkacamata dengan rambut hitam pendek memeluknya erat, menyambar bibir Rangga, singkat, dan enggan melepas pelukannya ke Rangga.

“Aku ada temu-janji sama Prof. Kenneth Welch. Nanti lagi ya. Meet me Nanotechnology Building aja jam 14 nanti”

“Roger that, Dear. I love you”

“Love you too, Nira”

Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yang ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa
Namun ada yang hilang separuh
Diriku

‘Cintaku disana untukmu,Cinta

Dan cintaku saat ini untuk, Nira

Aku tidak bisa memilih’

 

Uppsala University, Sweden, 15 Oktober 2011

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s