Perburuan Hujan Meteor Leonid,Perburuan Harapan 1

Terbangun,dan enggan tertidur lagi.
Walau gue baru tidur 3 jam, badan udah berasa seger aja,dan langsung gue beranjak ke atas,untuk penantian dan pengharapan yang tinggi akan sesuatu. Gue pun mulai ke atas sambil membawa seluler ini,karena gue yakin aplikasi di dalamnya bisa bantu gue untuk menentukkan orientasi *engh..gue susah banget nentuin arah mata angin -_-” dan selalu kagum sama insting dasar lelaki yang bisa secara spontan nunjuk Utara ada dimana*. Gue baca lagi sms dari abang gue,tweet dari komunitas astronomi,dan info lainnya.
‘Hujan Meteor Leonid, sedikit tapi besar ukurannya,jam 01-03 30 derajat arah timur.15 meteor/jam’
Oke,noted,Sir

Gue perlahan buka jendela di kamar atas dan langsung mengarahkan kepala gue ke Timur,gue ngga perlu bingung,gue hanya mencocokkan satu garis lurus dengan kiblat.Gue belum memutuskan untuk keluar dr jendela menuju atas loteng,yang ingin gue lihat dan gue cek hanya satu : apakah langit timur bersih dari awan. Tapi ngga ada yang bisa mengalihkan gue dari indahnya bulan setengah-penuh yang sedang dekat sekali,terang,halus,putih,seakan ia penguasa malam yang lembut dengan titik-titik bintang yang setia menemani, menghiasi langit gelap sehingga tidak menjadi kelam.Gue yakin pemandangan ini akan jah bikin gue bengong kalau gue lagi di dataran tinggi..*okay,now am so missing it,go to somewhere cold,put my jacket off and let cold air absorb perfectly and deeply through my mind and body*

Sebelum memutuskan buat keluar dan mencoba ke tempat yang lebih tinggi,dengan resiko yang selalu sama.Gue ke kamar adek gue dan mengambil kamera SLR.Berat,dan gue harus semakin hati-hati membawa benda ini ke loteng,resiko nya akan semakin besar kalo terperosok ke loteng tetangga,dan..hancur 😥

Dan gue keluar dr jendela,menuju lantai luar,area jemur menjemur.Yang gue rasa saat itu,kosong.Ngga ada angin,perbedaan suhu di dalam dan luar ruangan ngga beda jauh,bahkan gue pikir betapa useless gue mengenakan jaket yg gue pikir bs menghindari gue dari angin malam.Tapi malam tadi,salah,tidak ada angin sama sekali.

Gue menggunakan aplikasi Google Sky Map (GSM),untuk mastiin lagi arah Timur,cara kerja aplikasi gue masih misteri buat gue,karna tanpa koneksi internet,GSM ini udah bisa set otomatis dimana gue berada,dan tepat..1001% tepat.

Kecewa.Itu yang pertama kali gue rasa.Di bagian Selatan,Barat,gue bisa lihat bintang dengan jelas. Bahkan 3 titik bintang berentet yang selalu bikin gue penasaran berhasil gue pecahkan kalau itu adalah rasi Orion.Rasi Orion,dengan 3 bintang terjajar 1 garis sempurna,itu patokannya.*again,thanks to GSM*.Dan gue bisa mengenali rasi bintang lain yang mudah dikenali di Selatan langit saat itu.

Seperti kertas putih,yang 3/4 area nya terdapat coretan pensil,hanya menyediakan 1/4 area kosong,area bebas,itu analogi gue,di bagian Timur begitu sempurnanya tertutup awan.Dan gue ngerasa cukup kecewa,lagi-lagi gagal. Tapi gue tetep naik ke atas loteng,Sebelumnya gue letakkin hati-hati SLR itu ke atas duluan,gue taro itu di luar jangkauan tangan dan kaki gue,jadi dengan gerakan gue,dr yg seharusnya sampe nanti gue kenapa-kenapa,gue ngga akan mengenai kamera itu
Hup!akh,temboknya setinggi badan gue dan gue ngga punya ilmu parkour,dan gue cari pijakan lg.Hap!Dan gue sukses di atas,lagi2 gue harus mengendap-endap,ngga nyentuh genteng tetangga,ngga membuat kegaduhan tidak berarti,karena seperti kita tahu,kalau di malam hari kita pun bisa denger jarum jatuh ke lantai.

Gue set posisi gue senyaman mungkin,setegap dan sestabil mungkin,karna di posisi manapun adalah resiko buat gue,ngga ada pegangan,ngga ada tembok,hanya genteng licin dan dingin.
Ini foto yg gue hasilkan,dengan mode Av,Tv,Night Shot,dengan Shutter Speed dan Diafragma yg uda gue setting juga.Gue masih awam teknik2nya,jd inilah hasil karya sang amatir:

The Moon...Blur

Night Flash Mode-Moon * mohon bimbingannya yah bagaimana teknik yang bagus, I have to learn further

Setelah selesai,gue melihat lagi ke arah timur,dan awan pun tidak bergeser sedikitpun,dan gue yakin ini artinya selesai perjuangan gue,karna cahaya benda langit itu ngga akan cukup kuat untuk menembus awan malam tersebut. Jam 01:49,gue masuk ke kamar.

Tapi gue ga langsung tidur,gue masih kepo.Di kamar gelap,gue meraba gelap menuju sofa yg di sebelahnya ada jendela yg menghadap timur.Gue buka jendela itu lagi.Dan saat yakin gue ngga akan dapetin Leonid itu,gue tutup jendela itu.Tapi gue duduk di sofa dalam posisi menghadap timur,gue menatap kesana,terus.

Dan gue melihat sesuatu.
Hal yang kadang lucu pada saat elo lagi menunggu benda langit jatuh,dan elo melihat fenomena itu,elo malah ngga percaya sama yang elo lihat.Gue gitu.

Gue lihat ke arah timur,gue lihat 2 kali kilau,kedip,hilang,lalu mengedip lagi.Lalu gue sadar,benda itu diam,dan..samar.Kalau gue tunjuk area itu dan bertanya ke orang apa yang lo lihat,pasti mereka akan jawab,ngga ada apa-apa,gelap,langit sama awan doang.
Ngga.Disana ada benda langit lain,yang tidak bergabung dalam tenangnya bintang2 dan terang lembutnya Bulan.Benda langit itu jauh disana,mengawasi dan menjaga dari jauh,tapi terlihat ketangguhannya,keberaniannya,kemerahannya.
Gue arahin GSM ke arah itu,benda langit apa yang sangat tersamar itu,bahkan kl gue mengalihkan pandangan gue ke lain arah,butuh waktu untuk mencari benda itu lagi.
Dan itu adalah : Mars

Samar tapi indah,dan uniknya,ia bisa hilang tiba2,bukan,bukan,karena awan yang berjalan pelan melewati Mars,karna ya itu,samarnya benda langit itu bertengger.
Gue melihat ke arah sana sampai 15 menitan,dan entah bagaimana pergerakannya,gue yakin gue ngga kehilangan kesadaran/tidur sesaat saat itu,tp Bumi telah berotasi tanpa gue sadar.Titik tatap gue sama derajatnya,ngga berubah,tapi tiba2 Mars itu udah berada di atas kepala gue,gue harus menengadah buat melihatnya.Gue lari ke jendela satu lagi,dan Bulan juga bintang sudah berpindah sedikit.

Ah alam,memang ngga pernah bosan membuat kejutan,semoga gue juga ngga pernah bosan menyingkap misteriMu.Amin

7.10-7.58
AgraMas-S14-02-Kantor

 

 

 

 

NB : Damn!Ternyata di Google Sky Map udah menunjukkan letak Meteor Showers Leonid, di dekat rasi bintang Algieba,dan DEKAT Mars yang tadi gue lihat,yassalam.. ( 8:41 )

4 Comments Add yours

  1. Pisko says:

    satu hal yg harus dipastiin kalo mau liat meteor rain itu langit musti bener2 bersih dan gada polusi cahaya…sayangnya dijakarta dan sekitarnya susah bgt karena sisa polusi siang masih belum bisa ilang dimalam hari…tempat yg paling enak tuh di puncak…atau di daerah dataran tinggi…(maaf kalo saya super duper sotoy..namanya juga komentar…boleh apa aja kan)

    1. Iyak,betul sekali,itu tidak salah kok, emang harus bebas dari polusi cahaya sama awan tentunya, tapi emang kadang ada beberapa fenomena yang bisa disaksikan dengan mata telanjang dan jelas,lagi-lagi,asal tidak ada awan. Misalnya kayak fenomena hujan meteor Lyrids April tahun lalu, itu bisa di saksikan di seluruh Indonesia,sayangnya kmaren alih-alih menghadap timur laut,aku malah menghadap ke barat daya -_____-”
      Padahal lagi di Cikarang tuh, polusi cahaya nya rendah
      Dan tolong ajarkan teknik fotografi nya yah,tanpa lensa tele :p
      Setidaknya memaksimalkan segala fungsi SLR itu untuk menangkap gambar terbaik untuk kelasnya (Canon 1000 D)
      😀
      Tapi terima kasih ya bang, kalau berkunjung ke blog selalu ninggalin jejak, feel so appreciated

      1. Pisko says:

        aahhh kak ray terlalu merendah nih…saya bukan fotografer…saya fotomodel…jadi agak tidak mengerti soal fotografi…cuma sotoy aja biar terlihat agak keren sedikit…

        soal meninggalkan jeka kan sesuai deal kita…saya komen anda traktir…biar ada penglarisnya…hahaahaha…kalo mau liat meteor yg oke, sewa aja dvd nya meteor garden season 1 sama season 2…

      2. kalo saya sekarang dipanggil kaka bang pisko dipanggilnya apa?om dong?
        ….
        model?iya deh
        jaminan traktir?sejak kapan ada perjanjian gitu,eh?
        ngga adaaa
        meteor garden?no comment. ngga ngerti F4 sama Barbie Xu/Zhu,apalah itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s