Aku Benci Kamu Hari Ini

Untuk Project #15NgeblogFF

Langkahku pagi ini begitu terburu,nafasku memburu.
Sudah terlalu siang,dan travel menuju Semarang akan menjemputku satu jam lagi.
Aku berhenti
Mengambil nafas
Sembari melanjutkan perjalanan menanjak aku sudah merangkai doa dalam hati

Di depan pagar.Aku mengucap salam.Namun tidak ada yang membukakan, memang harus seperti itu. Seorang tamu yang harus membuka sendiri pintu nya,karena aku tamu nya,bukan penghuninya,belum..

Pagi ini begitu terik,namun aku masih merasakan udara dingin menerpa wajahku. Dari kejauhan aku masih bisa melihat siluet keindahan misterius Sindoro – Sumbing,aku tercekat,menahan nafas, dan tidak hentinya mengucap syukur dalam hati.
Aku melihat sekeliling tempat itu,begitu banyak nama yang ku kenal,begitu banyak yang sudah tinggal. Lagi-lagi mulutku tak hentinya mengucap doa dan menahan air mata.

Disana.
Aku melambatkan langkahku ke nama itu. Berhati – hati karena tempatnya yang berada di pinggir jurang.Sekilas aku menatap pinggir jurang, lalu melihat lekat ke arah pemandangan indah di depanku.’Benar – benar tempat peristirahatan yang tenang’
Nafasku lagi – lagi tertahan, menuju ke tempatmu, memunculkan kesedihan yang tidak bisa kutahan. Air mataku mengalir deras, hingga aku tercebik tangisku sendiri.Dan berjongkok
‘Selamat siang,Nak..’,aku mengelus pusaramu.
Ingatanku datang lagi. Rasa sesal ini datang lagi. Aku menunggu jawabmu.Dan angin lirih berhembus halus,seakan kamu menjawab sapaanku disini. Aku mengingat hari itu, dan rasa kesal timbul menjadi rasa benci.
‘Aku benci kamu hari ini..’,bisikku

‘Selamanya..’,lanjutku.mendendam terhadap diriku sendiri.mengutuk diriku sendiri.
Yang tidak dapat mempertahankanmu
Yang tidak dapat ikut mendampingimu disini
Yang begitu menyesal mengapa begitu cepat kamu pergi
‘Aissa Fadilla, bayiku yang cantik.Yang tenang disana ya Nak.Mama akan menyusul kamu,merawat kamu disana,menemani kamu’
Arka yang meninggalkan aku sendiri
Aissa anakku yang cantik,yang meninggalkan aku tidak lama setelah keluar dari rahimku
Aku sendiri
‘Aku benci kamu hari ini,dan selamanya’,lagi,aku,mengetuk diriku sendiri.

Dan aku perlahan berjalan menuju bibir jurang
Dan
tenang

Wonosobo,19012012.22:21 before sleeping like a baby

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s