Genggaman Tangan

#15HariNgeblogFF2 #9

Perjalanan Jogja-Tawangmangu terasa sangat melelahkan. Bawaan yang berat terletak di belakang pemuda tersebut. Sejenak ia berhenti di tepi jalan untuk melepaskan helm dan menghirup udara gunung Lawu siang itu. Terik matahari berbalut awan tipis tidak menyilaukan pandangan pemuda tersebut. Sepi, kala itu bukanlah musim liburan, sehingga tidak sulit menemukan tujuannya dan tidak khawatir tujuannya akan ada yang menghalangi.

Kawasan kaki gunung Lawu semakin sulit didaki, rasa lelahnya membuat pemuda tersebut, yang bernama Arka, mencari tempat beristirahat, tujuannya masih lama dijangkau. Pemuda tersebut memutuskan untuk beristirahat di Masjid Al – Furqan, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. Hatinya sebenarnya gelisah, entah sudah berapa hari, bulan, bahkan tahun ia tidak melakukan ibadah di tempat ini. Namun sudah keputusannya, tempat ibadah ini semata hanya untuk tempat melepas lelahnya.

Perjalanan dilanjutkan, semangatnya seakan-akan meningkat. Wanita tersebut, yang sedang menunggunya dengan sabar, akan ditemui dalam hitungan jam. Pemandangan hutan lindung meredam ketidaksabarannya. Hatinya hanya untuk satu orang saat itu, kerinduannya membuncah dengan kuat. Menggenggam tangan perempuan itu lalu memeluknya adalah keinginan pertamanya, mentransfer seluruh rasa rindu yang kuat.
***
Ingin sekali proses perjalanan ini ia lakukan bersamanya. Mengajaknya dari tanah kelahirannya, Jogja. Membonceng sosok itu, merasakan pelukan ke tubuhnya dari belakang, merasakan kehangatannya. Tapi untuk hal yang satu ini, ia berjuang sendiri, dengan titik final di tempat ini. Grojogan Sewu, air terjun Tawangmangu.

Terlihat candi Perawan dari kejauhan, tujuannya akan segera ia capai sebentar lagi. Medan yang menanjak curam ia kendalikan dengan sabar. Sesekali ia menancapkan gas dengan kencang karena motor yang enggan bekerjasama dengannya. Tujuannya sebentar lagi, sosok tersebut akan ia temui sesaat lagi, rasa lelah bukan sebuah kata lagi.
***
Air terjun setinggi 81 meter mulai menyambutnya, disapukan pedagang yang hanya beberapa orang, menjajakan dagangannya. Karena bukan musim liburan, juga bukan akhir pekan, maka wajar tidak terlalu banyak pedagang disana.
Pemuda tersebut membasuh mukanya dengan air dingin yang menyejukkan. Ia sudah melihat wanita tersebut, tersenyum misterius. Senyuman yang menghipnotis dirinya, melabuhkan hatinya ke wanita tersebut.

Pemuda tersebut mendekati wanita tersebut, ia mendaki sedikit menuju bebatuan di atas. Bawaan berat yang membebani punggungnya tidak dirasakan. Karena bawaan ini untuknya, tidak apa berkorban sedikit hanya untuk mendatanginya.

“Baru sampai?”, wanita tersebut terduduk, menyisir rambut panjangnya, tersenyum ke pemuda tersebut.
“Yah, begitulah”, Arka duduk di dekat wanita tersebut, menggenggam tangannya.
“Keluarkanlah”, wanita tersebut berkata tegas, sembari menarik tangannya. Pemuda tersebut tahu diri, menggenggam tangannya lama adalah hal lancang yang dia lakukan.
“Maaf”, pemuda tersebut menggelar apa yang ia simpan di dalam ransel beratnya, bunga-bungaan, air suci, ayam, dan beberapa benda yang wanita tersebut kehendaki.
Sosok tersebut berdiri, anggun dalam balutan pakaian puteri keratonnya, dengan rambut panjang sepinggang dan sorot mata yang angkuh namun tutur katanya halus.
“Terima kasih, kamu harus menunggu disini hingga larut malam. Tenangkan hatimu disini, bersamaku”. Pemuda tersebut menurut. Keputusannya untuk memilih jalan ini untuk menjadi kaya raya, menemui wanita tersebut dan menghidangkan apa yang wanita itu mau, sesajen mungkin orang biasa menyebutnya. Hatinya bertaut terhadap pesona wanita tersebut, namun ia tahu tidak akan pernah ada harapan untuknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s