Benturan Satu Alasan

Mama menyukai kamu, kata Mama kamu sangat santun dan hormat, cara kamu bertutur-kata halus seakan berbicara dengan Bundamu sendiri membuat Mama jatuh cinta padamu.

 

Papa menyukai kamu, kata Papa kamu jantan, namun menaruh respekmu terhadap sosok perempuan di atas segalanya. Kata Papa kamu jago main catur, dan sangat kuat meneguk kopi hitam besar yang selalu dibuatkan oleh Papa. Caramu menghormati lelaki membuat Papa jatuh cinta.

 

Abang menyukai kamu, kamu pemetik gitar yang skillnya hampir menyamai Abang, dia kagum saat kamu memainkan melodi dari musik Joe Satriani tanpa cela, iya, kata Abang kamu tanpa cela.

 

Adik menyukai kamu, katanya kamu mau diajak main boneka Barbie tanpa malu-malu, kamu bisa bermain dengan Ken namun tidak lupa bagaimana cara mengecat rambut Barbie, kata Adik, dia sangat suka sama kamu.

 

Kamu, yang aku suka. Yang memperlakukanku dengan hormat, yang telah mampu membuatku jatuh cinta secara perlahan, yang memainkan melodi indah dalam pengantar tidurku, yang membuatku terlelap dengan mimpi tentangmu yang menemaniku, yang membuatku makin menyukaiku.

Yang membuatku memintamu untuk menjadi pendampingku, selamanya.

Namun restu berhenti di mereka, Mama dan Papa, yang membatasi hubungan sampai di sini saja, iya,ย  ditolak oleh Mama dan Papa, karena mereka tidak pernahย  mau menerima kita menjadi dua mempelai wanita.

two brides

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s