4 April 2013: Si Pemilih

Tema: Panas

Kamu bilang aku melukai, karena membekas hitam di permukaan kulitmu

Kamu menyangkal bahwa ia juga melukaimu, membuat satu sayatan panjang di dalam hatimu, dan kamu bisa mengatakan bahwa kamu baik-baik saja

“Luka ini tidak akan ada yang melihat, luka darimu terlihat dan terasa panas”

Kamu bilang aku tidak dibutuhkan, kecuali saat tertentu

Kamu menyangkal bahwa ia juga tidak membutuhkanmu, datang di saat tertentu saja, namun kamu membelanya

“Aku membutuhkannya, vice versa

Kamu masih bilang denganku kamu merasa sakit

Kamu menyangkal bahwa aku tidak akan pernah membuatmu patah hati, tapi ia yang selalu membuatmu berlinang airmata.

“Kamu itu api, ia adalah cinta. Jangan bandingkan, kalian tidak sama.”

Sejak itu, aku merasa betapa rapuhnya kamu, yang belum menyadari bahwa yang kamu pilih adalah sesuatu yang akan membuat hatimu terus terluka.

2 Comments Add yours

  1. “Kamu itu api, ia adalah cinta. Jangan bandingkan, kalian tidak sama.”

    Keren kak blognya. Salam kenal. 🙂

    1. Hai Faik, kayaknya syarif pertama yang main ke sini. 😀
      Thanks for blogwalking yah, sering sering main sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s