Penerapan Pola Porsi Kecil Tapi Sering

Sebenarnya pola makan sering porsi kecil seperti ini sudah saya dengar beberapa tahun lalu, sejak saya mulai familiar dengan dunia fitness – fitness-an, namun jujur saja saya ragu bisa menjalankan pola makan seperti ini, lebih banyak ragu dengan efek asupan kalori yang malah akan semakin besar karena seringnya makan.

Tapi, sepertinya saya salah saat vonis dari dokter internis untuk menggunakan metode makan itu untuk diri saya dan diharapkan bisa terus stabil seperti ini.

Jadi, sebenarnya mengapa metode makan kecil tapi sering ini bagus untuk diterapkan?

Bagaimana pola makan yang tepat untuk seorang penderita diabetes ataupun yang ingin mencegahnya? Salah satunya adalah P(a)Ke-TS.

Porsi Kecil Tapi Sering. Pola makan ini memang disarankan untuk penderita diabetes termasuk yang ingin  melakukan pencegahan, yaitu makan dengan porsi yang lebih kecil namun lebih sering.

–          Porsi Kecil tapi Sering (5-6 kali per hari) lebih efektif untuk menjaga kadar gula darah terus berada dalam batas normal.

–          Porsi Kecil tapi Sering akan membuat karbohidrat kompleks yang dikonsumsi, dapat dicerna dan diserap secara lebih lambat dan stabil. Hal ini menyebabkan kenaikan gula darah dan kebutuhan insulin pun menjadi lebih rendah. Sensitivitas insulin jadi lebih tinggi dan metabolisme tubuh jadi lebih baik.

–          Porsi Kecil tapi Sering ternyata mendukung proses penurunan kadar asam lemak, kolesterol, dan trigliserida dalam tubuh sehingga dapat membantu cegah komplikasi diabetes.

Contoh  menu yang dikutip dari website ini, dengan kebutuhan kalori 1400 kalori per hari. Namun, kebutuhan harian masing-masing berbeda. Kebutuhan kalori harian dapat dicek secara individu di site ini —>  www.sahabatdiabetes.com

Untuk contoh menunya (1500 kalori), Kalian dapat lihat pada contoh berikut ini: