Science X-Files part.4 : Warna – warni Sang Surya

Disclaimer: Postingan ini diperuntukkan agar pembaca dapat memahami sains secara sederhana. Beberapa sumber dikemukakan dari pengetahuan langsung di penulis dan juga beberapa referensi salah satunya adalah buku seru dari Robert L Wolke “Einstein Aja Gak Tau!”

Q: Kenapa sang surya saat terbit dan terbenam, langit tampak begitu warna – warni?

Answer!!

Jadi, ketika matahari sedang mau terbit atau menuju terbenamnya, kita memandang melalui atmosfer dengan ketebalan yang setebal – tebalnya. Ketika harus menempuh halangan setebal iu, sebagian besar cahaya biru yang menuju ke arah kita berbaur ke berbagai arah, akibatnya cahaya yang ke mata kita tidak memiliki unsur biru. Cahaya matahari yang kekurangan unsur biru menjadi tampak merah, jingga, atau kuning, bergantung pada ukuran partikel – partikel debu yang kebetulan menggantung di udara, juga warna – warna lain yang dibaurkan oleh partikel – partikel debu.

 

Oke, percobaan aja!!

–          Tambahkan beberapa tetes susu ke dalam segelas air bersih kemudian pandangilah isi gelas itu ke arah sebuah bola lampu.

–          Bola lampu akan tampak menjadi merah, kuning, atau jingga.

 

Kenapa?

Cahaya yang datang ke arah kita dari bola lampu tersebut tidak memiliki unsur biru karena terbaurkan oleh partikel – partikel lembut kasein dan gelembung lemak mentega yang tersuspensi dalam susu.

Feel free to ask me if you still have any concern 🙂

Time to love science!!

Source

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s