Titik Sendu di Awal November

Aku melihatmu sebagai sesuatu yang diam

Nyatanya kamu bergerak di banyak titik dan aku masih saja tidak bergeming

Aku melihatmu sebagai sesuatu yang maya

Padahal kamu nyata, menancapkan satu kavling besar di pikiranku untuk kau tempati

Aku melihatmu sebagai sesuatu yang tidak pasti

Tidak akan pernah datang lagi, atau tidak ingin datang kembali

Maka saat ini, sudah dihitung dari pertama aku menempa perhatianku ke dirimu

Aku melihatmu sebagai harapan

Dan doa sebagai penangguhnya

 

 

Source here

 

 

 

Fatmawati, 1 November 2013

11:24

2 Comments Add yours

  1. Rakhmad says:

    Sayangnya harapan itu bukan aku.

    1. Haha.. apa kabar kamu, Mad? Masih berharap?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s