Ketika di pos yang penuh dengan Edelweiss aku menggenggam tanganmu

Sudah gelap, namun begitu banyak pendaki yang berlomba – lomba ke pos lima, menemukan petak demi petak tanah landai untuk ditempati semalaman.

Kita terpaksa membuka tenda di ladang Edelweiss itu, dengan angin yang ribut seakan ingin mengoyak tenda, dan udara dingin yang ingin sekali memasuki badan, membuat kami kedinginan

Di pos ini, aku menggenggam tanganmu, berusaha menghangatkanmu yang sudah berlapis sarung tangan berbagai bahan, menahan dingin yang mulai perlahan menggigit. Aku merutuk diriku sendiri, betapa susahnya menemukan tempat dengan pepohonan rendah yang mampu memecah angin sehingga tidak memasuki tenda.

Kamu begitu kedinginan, begitu pun aku.

***

Kamu tersenyum, menguatkan diri. Di balik gurat senyum dari  bibirmu, gigimu gemeretak, begitu kuatnya badanmu berusaha menaikkan suhunya agar menjadi hangat.

Aku memelukmu, erat. Satu tanganku masih berusaha mengenggam tanganmu, “aku masih kuat,” katamu.

“Tenang Sayang, tinggal lima jam lagi, beristirahatlah. Lalu kita akan bersiap – siap di dalam gelapnya malam, menyusuri jalur yang gulita menuju ke satu puncak yang dapat menghangatkan kita nanti. Kita yang akan pertama menikmati matahari dibandingkan mereka yang masih di bawah, dibandingkan orang – orang kota yang malas bangun pagi itu, dibandingkan para pemabuk yang masih mengenggam bir oplos di diskotik, dibandingkan siapa pun, tubuh kita yang akan dihangatkan oleh matahari pagi nanti. Tidurlah, Sayang..”

Bisikku perlahan, semakin memeluk erat badanmu, berusaha menghentikan badanmu yang gemetar hebat.

Lalu, tubuhmu kaku.

 

Image Source here

 

 

 

 

 

Tangerang Selatan, 24 November 2013

 

//

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s