Kontraksi Rindu

ini perasaan yang jengah aku alami, jika harus setiap hari

aku selalu berharap ini yang terakhir, setidaknya jangan sampai terlalu sering

bikin kacau hari – hariku, bikin runyam konsentrasiku

 

aku sedang merasakan kontraksi otot yang tidak biasa

di sini, kutunjukkan di perut

dan di sini, kutunjukkan dada kiriku

sesakku saling beraduan, antara perut dan dada

sampai enggan kulihat waktu, karena sakitnya makin terasa

dan akan semakin terisak tangisku

Ini yang kusebut kontraksi rindu

dan pelaku utamanya adalah kamu

 

Sumber: Di sini

 

 

 

Jakarta, 16 Desember 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s