Susur Bali 24 Jam ala Anila Tavisha – D Day!!

Sudah packing? Silakan baca kelanjutannya di sini!!

Ready for D-Day?!!?? Yeay!!!

Day 1

Karena baru sampai jam 20:30 WITA, maka tidak banyak yang bisa dilakukan. Saat sampai, memang agenda yang dilakukan adalah dinner di Jimbaran (link itinerary for download attached below).

Kalau sendirian, naik taksi yang pakai argo saja, namun harus keluar bandara dulu, tapi jaraknya tidak jauh, kok. Tanya saja orang di mana pintu keluar bandara. Siap – siap tersenyum menolak tawaran taksi taksi borongan yang sudah mengincar dari jauh, atau sekalian saja jalan chin up acuh tak acuh terhadap tawaran mereka. Banyak kok taksi Blue Bird di luar sana, memakai argo. Jadi lebih jujur dan hemat.

Bandara – Hotel menggunakan Blue Bird = < 20.000 IDR

Day 1

Dinner di Jimbaran 21:00 – 23:00 WITA

Menega Cafe merupakan rekomendasi pertama yang aku temukan di internet (didukung dari banyak ulasan tentang Menega Cafe ini). Ambillah spot di luar, karena menghadap pantai langsung, romantis banget ngga sih?

Jangan underestimate dari luar, karena aku sempat mikir kok di dalamnya sepi banget, ternyata para pengunjung berebutan makan di luar yang menghadap pantai. Dan saat kamu keluar, amazedlah kamu sama pengunjung yang memang mayoritas turis asing sedang asik makan  sambil ngobrol memegang bir, hehe..

(review Menega Cafe bisa kamu temukan di akun Trip Advisorku, nanti xD )

Sistemnya: kamu tempati meja dulu, hapalkan nomornya, lalu ke luar untuk memesan. Since itu rebutan, maka kalau bisa ada orang yang menempati meja tersebut.

23:00 – ‘til drop

Kamu mau lanjut clubbing? Silakan. Kuta tidak jauh dari Jimbaran. Kalau naik taksi, pesan taksinya dari 20 menit sebelum pulang, karena taksi argo tidak boleh masuk ke daerah sana, kamu menunggu di Kupu Kupu Bali kalo ngga salah. Taksi Blue Bird (0361)701111

Blue Bird Bali, rekomen kalau jalan sendirian, daripada naik taksi borongan bisa rugi kalau jarak dekat. Sumber foto: ini

 

Kenapa ngga sewa mobil? Rugi!! Karena sampai malam dan destinasinya juga ngga jauh – jauh (toh abis makan di Jimbaran aku kembali ke hotel), jadi taksi bisa menjadi pilihan.

Day 2

04:00 Hunting Sunrise at Nusa Dua – BTDC

Wakey.. wakey.. Selalu ada pengorbanan untuk mendapatkan sesuatu yang indah. Jam 4 aku sudah bangun (karena juga sudah harus check out) dan jam 5 mobil sudah datang. Subuh di sana sekitar jam 4:50 WITA.

Perjalanan dari hotel ke BTDC tidak terlalu jauh, ada spot yang bagus (dan sepi saat itu) di komplek Grand Hyatt Hotel. Namun mungkin beberapa guide menunjukkanmu ke spot yang lebih indah di Nusa Dua, silakan 🙂

2014-01-07 06.06.33

Kegagalan yang (tetap) Indah. Photo by: Anila Tavisha

Tapi saat itu mendung, jadi misi gagal!! Tapi pemandangannya tetap indah, tidak terlalu menyesal 🙂

07:00 – 09:00 Sanur – sarapan di Made Weti

Sanur adalah tujuan selanjutnya. Pantainya masih sepi tentu saja, karena lautnya juga masih surut. Ada rekomendasi dari guidenya, tempat makan yang selalu ramai – bahkan saat Made Weti belum melayani pembeli, banyak yang sudah antre, termasuk kita. Made Weti tersebut baru buka jam 7:30, namun pembelinya sudah sabar menunggu.

Aku  bahkan melihat proses distribusi makanan tersebut, staf Made Weti yang mempersiapkan makanan sampai aku puas ngobrol dengan para pengunjung lainnya, haha.

Nasi dan semua lauknya (ikan, ati ampela, ayam, potongan ayam, tempe, dll) disuwir – suwir, enak emang. Namun aku ngga tahu enak itu karena aku sudah lapar sekali atau memang enak sekali.

09:45 – 13:00 Ubud Ubud Ubud!!!

Perjalanan dari Sanur ke Ubud memang cukup jauh (sekitar 1 jam kurang), lihat peta tadi kalau kurang jelas. Jadi masih sempat tidur untuk bayar rasa kantuk yang mengganggu daritadi.

Ubud merupakan destinasi yang sangat aku tunggu, karena di sana tenang sekali, time goes so slo..o..oo.oo.oowww… Aku tidak tahu apakah setiap orang merasakan hal yang sama, tapi bila dikasih kesempatan ke Bali hanya ke 1 tempat I’m gonna choose Ubud for sure.

Banyak pura yang dipagar depannya sehingga tidak bisa masuk. Karena dikira guide aku mau belanja di Ubud, maka tidak di Kota Ubudnya aku menghabiskan waktu untuk city walk, pilih – pilih kartu pos, dan memutuskan untuk mencari kopi (mataku berat banget sungguh, kalau dituruti bisa – bisa egoku memilih untuk tidur di hotel daripada menikmati perjalanan ini). Guide menunjukkan satu tempat yang tidak berada di pinggir jalan, Seniman Coffee namanya. Di dalamnya hanya berisi turis asing, tidak terlalu menarik dari luar jalan memang, tapi rasa kopinya.. uwaaah.. pump up my spirit! Aku sukses terbangun – total!! Dan di sini aku cukup berlama – lama, karena suasananya enak dan tenang. Ubud memang menenangkan. Satu destinasi di Bali yang tidak membutuhkan waktu terburu – buru untuk menjelajahinya, satu destinasi di Bali yang wajib dirasakan keindahan alamnya juga.

Since aku cuma sampai jam 12 WITA, jadi Monkey Forest tidak masuk ke pilihanku, tapi bagi yang tertarik silakan berkunjung ke sana, karena termasuk destinasi yang direkomendasikan. Tapi silakan korbankan beberapa waktu nanti untuk durasi mengunjungi destinasi lainnya.

–          City Walk dan mengunjungi beberapa pura yang digembok depannya (tapi pintu belakangnya kebuka, hehehe..)

–          Beli kartu pos yang buanyaaak.. lucu – lucu soalnya

–          Ngopi di Seniman Coffee Gallery (setelah Jendela Cafe & Bar), bukan di pinggir jalan, harus masuk ke satu jalan kecil dulu.

–          Naik – turun tangga ke area rafting (ini emang ngga ada kerjaan sih, silakan diapus dari agenda. Cuma dapet view sawah sama lelah, kalo yang suka trekking mah silakan. Saranku, apus aja dari jadwal, ini tidak sengaja soalnya.

–          Makan Bebek Bengil di Bebek Bengil I Made Joni (my review about this resto via Trip Advisor account: Review  Bebek I Made Joni )

 

14:00 – 17:00 Dreamland Beach – Pecatu

Dreamland adalah pilihan terakhir sebelum catching sunset  di Kuta, ini memang melenceng dari rencana yang mau menangkap sunset di Uluwatu. Karena pesawatku jam 20:40, sedangkan matahari total terbenam jam 19:00. Jarak Uluwatu ke bandara cukup jauh, belum macetnya karena orang berbondong – bondong habis melihat matahari terbenam di Uluwatu dan segera pulang untuk agenda berikutnya. Mau nekat sebelum matahari terbenam total? Yang penting kan bisa foto momen matahari terbenam yang indah tersebut. Ehem.. yakin bisa menolak matahari saat menuju ke peraduannya yang “menghipnotis? 😀

Photo: Terima kasih, anak - anak yang sudah mulai masuk sekolah dan orang kantoran yang sudah menikmati kemacetan ibukota. Setidaknya, saya bisa menikmati pantai ini (bersama beberapa turis mancanegara saja) tanpa keramaian wisatawan lokal dan alon - alon menikmati keindahan laut ini.Photo by:  Farah 'Ray' SorayaLokasi: Dreamland Beach

Dreamland Beach – Pecatu. Photo by: Anila Tavisha

(Saran: cari penerbangan terakhir saja, sehingga bisa melihat pertunjukkan tari kecak di Uluwatu yang mempunyai keindahan magis, seriously, this is recommended!!)

18:00 – 19:00 Sunset at Kuta. Bye, Bali.. 😦

Uluwatu pun dicoret, tapi Kuta tetap menawarkan matahari terbenam nan indah. Beberapa turis sengaja duduk – duduk menghadap barat, menunggu masa – masa menghipnotis di sini. Begitu pun aku, mengabadikannya lalu tak hentinya mengucap syukur, atas keindahan yang dilukis olehNya, atas perjalanan singkat yang menyenangkan.

Photo: "My Yoga Pose During Sunset"First thing-to-do list in 2014: checked!!

Sebenar – benarnya Matahari Terbenam yang Indah.

Photo by: Anila Tavisha

19:00 – 20:00 Heading to Ngurah Rai

Karena orang berbondong – bondong pulang dari Kuta, maka jalanan cukup macet. Taksi bisa menjadi pilihan, karena sebenarnya bandara tidak jauh, sekitar 30 menit. Kalau masih sewa mobil, malah lebih baik lagi.

 

20:10 Boarding, bye Bali..

Penerbangan jam 20:40. Selamat tinggal Bali, terima kasih atas pengalamannya yang sangat menyenangkan dan menenangkan.

 

Itinerary for download: kalokamuklikiniartinyaakucantik

Review Grandmas Tuban Hotel Ngurah Rai via Trip Advisor

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s