Review for Book Lover: “Reading Lights – Bandung”

Lokasi: Jalan Siliwangi no. 16, Bandung

2014-01-30 17.09.58

Reading Lights di dalamnya, kamu harus mengincar spot dengan sofa tersebut. Best spot ever!

 

Selain Jadetabek dan tentu saja toko buku yang selalu ada di mal – mal tertentu, Bandung merupakan tempat yang berhasil menghilangkan dahagaku terhadap bacaan. Setelah dua bulan lalu dipuaskan dengan kunjunganku ke Toko Buku Djawa di kawasan Braga, pada akhir Januari aku kembali penasaran dengan keberadaan kafe kopi dan buku yang bebas kamu baca sampai kenyang, namanya “Reading Lights”

Aku tahu tempat ini dari sedikit gambar yang muncul tidak sengaja saat sedang browsing. Tapi anehnya, lagi – lagi si kitab kuning (Trip Advisor) tidak mengenali tempat ini, artinya tempat ini belum terlalu dikenal hingga membuat satu atau dua orang memutuskan untuk memberikan review mengenai tempat ini. Lalu aku mulai mencari “kitab” lain, yaitu Open Rice dan blog orang – orang. Lagi – lagi informasinya sangat minim.

Bukankah hal seperti ini yang semakin membuat penasaran? The more you don’t know, the merrier your curiousity distract you.

Dengan SKSD juga, aku menyuruh blogger dari Bandung untuk menuliskan review tentang Reading Lights (maaf ya xD )

Semesta mendukung, ada acara yang mengharuskanku untuk ke Bandung selama 4 hari, dan tempat ini masuk ke top list must visit place during my trip in Bandung.

Karena hari Senin tutup, dan Selasa – Rabu disibukkan dengan training yang selesai sampai usai senja, maka mengunjungi tempat ini di atas jam 18 kurang tepat, karena Reading Lights tutup di jam 20 dan jam 21 pada hari Kamis – Sabtu.

Bangunan merah yang sebenarnya cukup terlihat dari jalan, walau sempet salah (berhenti di bengkel, mau ngapain, Sis?). Saat masuk ke bangunan tersebut, aroma kertas buku tua sudah menyeruak ke hidung, menghipnotis siapa pun pecinta buku untuk masuk.

2014-01-30 17.09.39

Mother of books… Dementor of book will love this place..

Jangan gentar, karena sekalinya masuk kamu akan enggan untuk keluar dalam waktu kurang dari 1 jam.

Buku – buku berbahasa asing tersusun rapi menyambutku, membuatku kalap >_<

Aku langsung mengambil beberapa buku yang bergenre Thriller, dan menyomot dua majalah Reader’s Digest back issue  yang selalu menyajikan artikel segar. Sofa yang dekat kaca, sehingga menatap jalanan, merupakan everlasting fav spot buatku (di manapun, karena aku penganut Window Seater sejati). Tidak perlu sinyal wi-fi saat itu, tidak perlu repot – repot membuka laptop, kerjaanku hari ini hanya ingin membaca dan membaca, ditemani dengan Iced Caramel Macchiato seharga Rp 25.000.

Karena, kopi dan buku tidak pernah salah memang..

IMG_20140130_142506

Kopi dan Buku adalah sesempurna – purnanya kombinasi kegiatan yang menenangkan hati

Kamu bisa membeli buku – buku yang kamu baca dengan harga yang menurutku sangat terjangkau (puluhan ribu, secondhand book). Aku sukses (holy crap!! Inget tuh banyak buku yang belum terbuka sampul plastiknya di rumah) memborong tiga buku anak untuk keponakanku.

Dan ada postcard!!

Hell yeah!! Ini baru namanya Semesta Mendukung. Baru mikir – mikir di mana ya tempat di Bandung yang menjual kartu pos yang unik, ternyata saat iseng ke kasir, ada 10 jenis kartu pos edisi Pandawa. I’m in heaven.. Sebagai postcrosser* melihat kartu pos yang bagus dan unik pun jadi seneng banget, lalu aku memborong semua jenisnya >_<

2014-01-30 16.35.43_1

Postcrosser dari Indonesia seneng nih kalo lihat ini

Berhubung aku tidak merokok, lantai satu memang diperuntukkan untuk yang tidak merokok, dan lantai dua untuk yang merokok, tapi aku tidak ke lantai 2 tersebut.

Reading Lights merupakan rekomendasiku dan akan kembali lagi ke sini, menyempatkan waktu lebih lama lagi agar bisa lebih santai di sini. Ada beberapa tempat dengan konsep yang sama sudah aku datangi di Jakarta dan Depok, tapi aku merasa lebih santai di sini.

Para Pelahap Buku, Dementor bagi para lembaran kertas bacaan. Silakan ke sini dan hisap pengetahuannya.

 

*postcrossing adalah media sosial untuk bertukaran kartu pos dari seluruh penjuru dunia

 

 

 

Salam Lone Traveler,

 

Anila Tavisha

All photos captured by Anila Tavisha. Permission for copy this picture will be highly appreciated.

//

2 Comments Add yours

  1. Buku2 di Reading Lights genre apa aja ya kak, apakah banyak buku populer disana? Terimakasih:D

    1. Semua genre ada kok, eh tapi aku lihatnya banyak thriller crime gitu atau emang akunya langsung menuju ke sana ya XD Yang pasti banyak dari buku tersebut itu dijual tapi aku ngga lihat ada buku dengan bahasa Indonesia ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s