Travel Tips: Memilih Ransel untuk Wanita

Memilih tas untuk traveling memang tidak bisa sembarangan, terutama bagi wanita – yang bisa dibilang bawaanya ribet dan pastinya lebih banyak daripada laki – laki.

Walau aku termasuk penganut light-travel­, seperti 3 baju untuk 1 minggu dan segala bawaanya yang dibawa seminim mungkin, namun pemilihan tas tetap menjadi pertimbangan. Apalagi walaupun bawaan sehari – hari sangat minim, kehadiran kamera dan laptop membuat bawaan juga menjadi lebih berat. Namun bagaimana pun, pemilihan tetap menjadi pertimbangkan. Kalau bisa, satu tas saja, tidak membawa tentengan atau tas tambahan yang malah menambah keribetan. Apalagi kalau memang saat traveling sukanya tidak membeli bagasi (dalam rangka penghematan), sehingga hanya mengandalkan kabin yang mempunyai berat yang terbatas ( 7 – 10 kg) untuk LCC.

Image

Aku baru membaca artikel yang menarik di majalah Get Lost edisi Februari – Maret 2014 mengenai “Memilih Ransel untuk Wanita.”

Kenapa spesifik wanita? Yah.. tahu sama tahu lah ya, kita kan rempong sama bawaan sendiri >_< Dan kembali lagi ke anatomi tubuh wanita yang berbeda jika dibandingkan dengan struktur tubuh lelaki, tidak bisa disamakan memang.

Image

Jadi di sini, aku akan meringkas tips dari artikel Get Lost ini sebagai pertimbangan dalam memilih ransel.

–          Memiliki internal frame yang dirancang mengikuti kontur.

Kalau di keril/carrier bag, biasanya terdapat besi yang dapat menahan postur tubuh, dan sangat bagus sebagai penopang badan kita saat membawa barang berat.

–          Memiliki sabuk pinggul yang rendah, sehingga pinggul dapat membantu punggung menopang berat ransel, sementara strap di dada lebih tinggi sehingga tidak menindih payudara dan strap bahu terletak berdekatan, berhubung ukuran bahu wanita tidak selebar pria.

Memang pernah aku temukan beberapa keril mempunyai strap dada yang malah menindih payudara – sehingga membuat tidak nyaman saat dibawa. Jadi, usahakan mencari tas yang spesifikasi seperti di atas sehingga saat perjalanan menjadi lebih nyaman.

–          Memiliki banyak kompartemen untuk menyimpan barang, baik sunblok, kacamata, dokumen berharga, uang, pakaian dalam, bahkan pakaian kotor.

Ini yang menyenangkan, keril yang aku beli tahun lalu dengan merk Rei mempunyai banyak kompartemen yang mampu menyimpan dari barang printilan sampai dokumen penting yang dapat diselipkan di dalam tas (untuk profil tasnya mungkin aku jelaskan di postingan berikutnya ya 😀 )

–          Kenali diri sendiri apakah lebih suka ransel yang memiliki akses mudah (front load) atau yang tahan lama (top load)

Kalau aku? Top load for sure 😀

–          Ketika dicoba sambil berjalan beberapa putaran, tubuh terasa nyaman – tak ada yang menekan dan menimbulkan rasa sakit. Minta penjaga toko untuk mengisi ransel untuk mengisi ransel dengan beberapa barang agar terbayang beban yang harus dipanggul. Seperti membeli pakaian atau sepatu, ransel pun harus dicoba.

Aku pun menerapkan hal yang serupa. Keril yang sudah terisi penuh oleh kertas dan beberapa plastik juga barang – barang aku bawa jalan.. jalan.. jalan terus keluar toko.. dan kabur tanpa bayar xD

–          Ada harga ada rupa.

Yep yep, semakin bagus kualitasnya tentunya harganya menjadi lebih mahal bukan.

–          Memiliki ukuran yang tidak terlalu besar – cukup 40 hingga 55 L – supaya tidak membebani tubuh terlalu berat dan menyusahkan diri sendiri (dan orang lain) jika harus naik kendaraan umum.

Sejauh ini aku nyaman dengan 35 – 50 L. Kalau sudah 60 L I think it’s too much 😀

 

Image

Ray mengenakan Rei 45 L. Hotel bintang empat mental budget traveler tetep xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s