Traveler (lagi) Ngintil: Kamis BASUH – Bakul Tegal

Perjalanan yang ditempuh selama dua jam mungkin baru bisa mencapai Slipi ke Cakung, atau Tangerang – Pulogadung saat sepi.

Tapi di sini, dalam dua jam, kita sudah bisa melintasi provinsi, Jawa Barat ke Jawa Tengah, Cirebon ke Tegal.

Itulah alasan sederhana yang membuatku memutuskan untuk bertandang ke daerah Tegal, tempat sepupu – sepupu ibunda di sini, yang sudah tidak aku kunjungi selama lebih dari dua tahun.

Lagi – lagi, timingnya tepat, seperti kedatanganku ke Bajulmati yang disajikan oleh pelangi dari Gua Cina, malam itu adalah waktunya teman – teman komunitas Bakul (Bareng Mikul) Tegal (twitter: @kumpulbakulTGL) melakukan BASUH (Bagi – bagi Susu Hangat). Kegiatan ini dilakukan rutin setiap hari Kamis malam, yaitu membagikan roti dan susu hangat ke orang – orang yang membutuhkan di jalanan Tegal. Kegiatan ini dimulai malam hari. Menarik!! Siapa yang tidak senang mendapatkan kesempatan untuk bergabung di kegiatan komunitas ini sesekali, kan?

Para gerilya BASUH sudah berkumpul di Kantor Pos dari jam 20:00, fiuh.. tidak terlalu terlambat, kegiatan ini belum dimulai. Setelah cengar sini cengir sana kenalan dan nitip keril segede gambreng >_< , aku memutuskan untuk ikut dalam kegiatan sederhana namun bermanfaat ini. Ini adalah kegiatan ke-26, bisa dibayangkan betapa besar komitmen para pejuang di atas yang telah melaksanaan kegiatan ini di dua puluh enam Kamisnya? Mengesampingkan agenda yang lebih (terlihat) asyik saat malam hari, seperti istirahat di rumah, nonton TV, baca buku, ngangkring sampai tengah malam mungkin? xD

Image

 

Enakan tidur, nonton TV, ngangkring, baca buku daripada malam – malam ke luar. Kok mereka di sini? Sharing is caring, bro. That’s the answer 😉

Image

‘Amunisi’ perang sebelum bertempur ke arah Barat dan Timur

 

 

Sebelum dimulai, kegiatan diawali dengan doa, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar. Beberapa keranjang susu hangat dan dus donat (malam itu pembagian donat, bukan roti seperti sebelumnya) sudah dipersiapkan, pembagian area ‘tempur’ dilakukan di Barat dan Timur (yang notabene aku buta arah mata angin xD ).

Image

Berangkat juga, menyusuri pinggiran jalan Tegal yang tidak macet (yah, jangan disamain sama ibukota memang, fiuh.. ), mencari – cari orang yang tepat untuk menerima susu hangat dan donat ini. Berikut beberapa dokumentasi selama mengintil perjuangan mereka.

Awas. Mata memang harus awas melihat ke kanan dan kiri jalan, mencari – cari seseorang yang homeless, tidur di mana saja, kelelahan menyusuri jalan, berjuang mencari uang semalaman, siapa pun yang sangat berhak untuk menerima bantuan ini.

Peka. Kegiatan ini menjadi ajang yang sangat tepat untuk menggali lagi rasa empati yang sudah tergerus di kota besar, kembali melihat ke bawah setelah sekian lama di tengah kesibukan pekerjaan sampai acuh tak acuh dengan sekitar.

Silaturahmi. Pertemuan perdanaku selama dua jam sudah dimulai dengan perbincangan hangat. Selamat! Semangat kalian tidak hanya untuk para penerima bantuan, tapi siapa pun yang ikut masuk ke dalamnya, terlibat di dalamnya, sebentar ataupun dalam waktu lama.

Anne Frank said, “No one has ever become poor from giving.”

You’re never poor from what you give to people, keep up your spirit, let it contagious to everyone surrounds you 🙂

 Image

 

Pejuang BASUH, yang (pasti) akan bertambah

 

 

Tidak bisa mengikuti kegiatannya tapi mau turut berkontribusi? Silakan donasikan bantuanmu, kontak admin @kumpulbakulTGL lebih lanjut *wink* 😉

 

 

All documentations belongs to Anila Tavisha, copy or paste without permission is strictly prohibited

 

Salam Lonetraveler,

 

 

Anila tavisha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s