Travel Notes: Ubur – ubur di Pantai Alam Indah

Selamat Pagi dari Pantai Alam Indah, Tegal. Dengan tiket masuk sebesar dua ribu rupiah para pengunjung bisa berjalan menyusuri pantai dan bermain air di pinggir pantai. Pagi itu, suasana pantai relatif sepi, pengunjung disinyalisasi berasal dari luar Tegal, melengkapi waktu liburan panjang saat libur Mayday 1 Mei lalu ditambah hari kejepit saat tanggal 2 Mei. Yeay!!

Image

Matahari dan pantulan dari laut di Pantai Alam Indah

 

Laut masih tenang, belum ada ombak yang menggulung menghampiri daratan, tetapi mataku menangkap fenomena yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Jujur saja aku belum pernah mengunjungi pantai di Timur Indonesia – di mana para wisatawan bisa dengan mudahnya melihat ubur – ubur bahkan menyelam bersama ubur – ubur yang tidak menyengat.

Mendekati bibir pantai, ratusan ubur – ubur berenang menuju pantai pagi itu. Ubur – ubur mayoritas berwarna putih dan ada satu – dua di dalam koloni tersebut yang berwarna merah. Menyengat atau tidak, jalan amannya adalah tidak berenang di dekat ubur – ubur tersebut. Lamat – lamat aku perhatikan dari jembatan yang sudah dalam keadaan rusak (bila mau ke ujung jembatan tersebut, harus melewati tiang bangunan di pinggirnya karena tidak ada kayu atau media apapun untuk memijak), ternyata ubur – ubur tersebut menuju ke bibir pantai, entah karena terbawa arus ombak laut. Seperti tidak peduli, pengunjung anak – anak melompat dari kerangka jembatan dan berenang melewati koloni hewan laut tersebut. Apakah mereka selamat dari sengatan tentakelnya atau muncul ke permukaan laut dengan gatal – gatal, aku tidak menunggunya.

Image

 

Image

Ratusan ubur – ubur yang bergerak serentak menuju bibir pantai

Lalu terdamparlah mereka, ubur – ubur yang tidak bisa berjuang berenang kembali ke tengah laut, puluhan ubur – ubur mati di bibir pantai tersebut, bergeming. Beberapa pengunjung yang penasaran mencoba mengambil hewan laut tersebut dengan hanya memegangi kepalanya, dan menghindari sengatnya yang tipis – tipis tersebut. “Seperti agar – agar,” ucap salah satu pengunjung yang dengan penasaran menekan – nekan kepala hewan laut itu. Mau mencegah ubur – ubur tersebut mau bagaimana, ombak yang terkesan kecil tersebut tetap akan menyeret mereka kembali ke bibir pantai.

Image

Dead bodies 😦

 

Tidak tega melihat akan semakin bertambahnya ‘korban’, mataku beralih ke pemandangan lain. Matahari yang terlihat indah saat tertangkap lensa kamera, payung – payung warna – warni tempat pengunjung dapat beristirahat atau membawa bawaannya (tapi kalau tidak membeli minuman atau makanan apa – apa saat duduk di bangku berpayung ini, siap – siap dapat ‘usiran’ halus dari penjualnya).

Image

Pantai Alam Indah kala pagi, masih relatif sepi

Image

Pijakannya tidak utuh, hati – hati kalau ingin menyusuri jembatan ini sampai ujung

Tidak jauh dari pantai tersebut, terdapat Museum Dirgantara. Waktuku tidak lama untuk bisa menikmati benda – benda sejarah tersebut, hanya beberapa pesawat tempur dan roket ukuran besar yang terdapat keterangan di bawahnya, dipakai tahun berapa dan saat perang apa. Saat itu, pada pagi hari, di sana digunakan sebagai tempat olahraga bagi para orang tua.

Image

Pesawat Tempur di Museum Dirgantara, peletakan di luar memudahkan pengunjung saat mereka ke sini

Image

 

Image

 

New phenomenon has written on my travel notes, not my first time to go to beach, but experience the jellyfish swam to the shore and dead … 😦

 

Salam Lonetraveler,

 

 

 

Anila Tavisha, yang punya saudara di Tegal berkali – kali ke sini, tapi pertama kali ke pantai ini

 

2 Comments Add yours

  1. ace maxs says:

    wihhh itu ubur-uburnya banyak amat gan 😉

    1. terima kasih sudah berkunjung ya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s