Pengalaman Anila Tavisha Keliling Kece dengan City Tour Jakarta (mumpung Graaatissss!!)

2014-07-01 14.56.31

Yuk keliling Jakarta!!! (Sumber: Anila Tavisha)

Keinginan saya untuk pulang lebih awal sebelum buka puasa akhirnya tertunda saat lebih dari 30 menit bus saya tidak kunjung datang di depan halte Gedung Kesenian Jakarta. Lalu tiba – tiba datang double decker bus ini, dan sepi.. Memancing saya untuk mencoba bus City Tour  Jakarta ini sesekali. Dan saya masuk ke dalam lalu mengambil tingkat atas.

 

2014-07-01 16.16.40

Bus yang kedatangannya selalu menarik perhatian orang – orang di jalan (Sumber: Anila Tavisha)

 

 

Karena weekday, bus tidak terlalu penuh, saya bahkan bisa memilih bangku yang saya inginkan di tingkat atas. Petugas bus menyambut kami dengan ramah, ada petugas kepolisian pariwisata yang turut mengawasi dan menjaga di dalam. Kedatangan kami disambut oleh tour guide yang  berasal dari Komunitas Historia Jakarta, tour guide ini menjelaskan tentang bangunan atau destinasi dan tempat – tempat yang dilewati saat bus berjalan dan menjelaskan sejarahnya. Tour guide bus saat itu sangat informatif dan komunikatif. Dan memang Jakarta biasanya hanya jadi tempat untuk mencari rezeki dan jalan – jalan semata, maka banyak  hal yang akhirnya saya tahu mengenai tempat – tempat di Jakarta.

Bus yang nyaman ini juga terasa sangat aman, karena dipasang beberapa CCTV di dalamnya. Petugas juga sesekali ke atas untuk mengecek keadaan. Busnya (masih) dalam kondisi baik, semoga dipertahankan ya!!

2014-07-01 14.57.23

Bus bagian tingkat atas (Sumber: Anila Tavisha)

Di lapangan Banteng yang dibangun pada tahun 1963, ternyata ada tugu yang menyatakan pembebasan Irian Barat. Lalu di sebelah kanan jalan adalah Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal yang dibangun pada tahun 1961 – 1978. Tidak jauh dari situ menuju daerah Veteran, kita melewati Siwijaya Hotel dan Istana Presiden di daerah Veteran 3 yang dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Lalu kami melewati gedung Mahkamah Agung yang dibangun pada tanggal 18 Agustus 1945.

Akhirnya kami  melewati Monas, yang akhirnya saya baru tahu kalau Monas baru dibangun pada tanggal 1959, yang bagian atasnya dilapisi emas seberat 50 kg. Oke, ini hal yang benar- benar saya baru tahu. Dan perjalanan dilanjutkan melewati gedung BUMN, Wisma Antara, patung MH Thamrin yang baru dibangun 2 tahun lalu, dan mulai menuju Sarinah, di mana terdapat bangunan Sarinah dan Patung Selamat Datang. Oh ya.. Patung Selamat Datang dibangun untuk menyambut para peserta ASEAN Games di tahun 1963, dan patung tersebut melambaikan tangannya menghadap ke utara, kenapa? Karena saat itu bandara ada di Kemayoran, sehingga menghadap ke Utara.

Penjelasan detail dari tour guide sangat berguna bila berjalan – jalan mengajak anak – anak, dan juga menambah pengetahuan para orang dewasa. Lama tur sekitar 45 – 1 jam. Tur bus ini akan mulai pada jam 09:00 – 19:00 saat weekday dan dari jam 12:00 – 19:00 saat weekend. Bus ini hanya berhenti di 9 halte, yaitu Halte Bundaran Hotel Indonesia, Halte Museum Nasional, Halte Pacenongan, Halte Pasar Baru, Halte Masjid Istiqlal, Halte Monas 1, Halte Monas 2, Halte Balai Kota, dan diakhiri Halte Sarinah.

Nah, buat memastikan apakah halte ini atau halte itu merupakan tempat pemberhentian bus, lihat aja plang ini, kalo ada tulisan “City Tour”, artinya City Tour Jakarta ini akan berhenti di sini.

2014-07-01 14.57.04

City Tour, artinya kalian bisa menunggu busnya di halte ini (Sumber: Anila Tavisha)

 

 

Sampai akhir tahun bus ini akan gratis alias tidak dikenakan biaya apapun, nah mumpung gratis, yuk keliling Jakarta pake Tour Bus Jakarta ini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s