Perpindahan

Hari ini adalah perpindahanku. Waktu yang telah dilalui di sini, barang – barang yang dikemas dan dipindahkan, semuanya di tempat ini.

Ini bukan kepindahanku yang pertama. Aku merasakannya beberapa kali. Menghitung hari sebelum berpindah, menggali kenangan selama berada di tempat itu, lalu berjuang setengah mati meredam rasa rindu untuk kembali – sampai saatnya aku bisa mengendalikan kenangan itu sampai mampu menerima.

Ini menjadi kepindahanku yang pertama – yang tidak ingin aku kenang, bahkan tidak ingin aku harapkan dapat kembali. Bukan lagi perihal cerita yang tidak menyenangkan dan suasana yang tidak menenangkan di tempat ini. Semuanya begitu menyenangkan dan menghasilkan pembelajaran.

Aku cukupkan pembelajaranku selama di sini sampai hari ini, atas segala kekeliruan dalam mengambil keputusan, kesalahan yang tidak termaafkan, kepasrahan terhadap apa yang ternyata tidak dapat aku lakukan sendiri, ego yang akhirnya mampu teredam oleh seseorang di tempat ini, kelengahan dalam menimang perasaan, kelelahan ingin menyudahi semuanya segera, dan salam perpisahan yang tidak dapat diucapkan – seperti di awal, kita bertemu tanpa salam, dan memenuhi ceritanya di bagian tengah.

Cukup.

Kepindahanku membuatku jauh lebih tenang, di hari – hari dan di hati. Aku rela bila kenangannya tetap tinggal di sini, agar tidak ada celah sedikit pun untuk mengingat tempat ini. Mengingatnya hanya akan jadi luka kecil, mengenangnya menjadi sedikit perih, dan mengungkitnya membuatku semakin bersalah.

Selamat tinggal, semoga perpindahan ini tidak membuatku ingin kembali.

Jangan sampai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s