Jurnal Mimpi di Tengah Hari

Itu kamu

Duduk, memperhatikan dari jarak sepuluh meter di kananku

Aku tersenyum lebar dan berteriak memanggilmu

Kamu ingat aku baru turun dari taksi dan bawaanku sangat banyak? Sampai aku harus bolak – balik memasukkan ke dalam ramah

Aku berteriak riang memanggil namamu, “ke sini!!”

Berharap pelukan hangatmu, atau caramu mengacak – acak rambutku yang suka aku kesali – sekaligus meminta bantuan darimu

Tapi di sanalah kamu, bergeming

Langkahmu tidak bertambah satu pun

Diam saja

Bahkan sampai aku terbangun

Kamu masih di tepat yang sama dan keberadaan yang sama

Tidak tahu di mana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s