Guratan Dini Hari

Sepertinya sudah lama tempat ini tidak dihuni oleh cerita pribadi dari saya. Biasanya semua karya tulis saya sarat manifestasi sekeliling saya (atau saya sendiri yang urung diakui).
Lalu di dini hari ini, mungkin perasaan sudah sampai ke nadirnya, sampai ada yang menyadarkan belakang hari ini saya suka mengulik puisi atau menjadikan puisi saya sendiri bermetamorfosis menjadi lagu dengan kunci gantung sederhana.

Dari sini saya merasa ada yang salah..
Saya merasa harus mencari tahu pelaku dari buncahan inspirasi ini – yang berhasil menggelitik pusat melankolis saya menjadi sekarang. Puisi yang selalu menjadikannya apa, untuk sesiapa.

Tapi saya takut terlalu dini mengatakan saya sedang jatuh cinta.
Namun saya lebih takut lagi jika menyadari saya ternyata sudah merasakan itu dari lama, dan terlambat untuk berhenti..

poetry_98725665_233918b

Rumah, 13 02 2015, 00:57

4 Comments Add yours

  1. Baru mampir udah suka sama tulisannya 🙂

    http://www.fikrimaulanaa.com

    1. Hei terima kasih sudah menjejak. Silakan seringlah bertamu 😀

  2. Farah yang terlanjur mencintai judulnye nih, gak ada yang salah, nikmatin aja 😀

    1. Ah bisa saja kau, Tuan. Semua yang tertulis belum tentu dengan keadaan 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s