First week in Ned: Traveler’s Checklist to Belanda (application, card, etc)

Disclaimer: Ini bukan catatan seorang turis, yang senengnya foto – foto diri di tiap sudut bangunan dan lapangan lalu posting ke media sosial, bukan juga orang yang ikut wisata tur yang datengin ke tempat – tempat yang jadi must – visit – place – when – you – are – in. Ini kebanyakan catatan seorang sepesialis a.k.a ekspret yang ditempatkan di negeri mbaling – mbaling sesuai kebiasaan sehari – harinya kala di sini. Proost!!!!

 

Howdy!!!

Akhirnya blog ini bernapas lagi, setelah sebulan lebih ditinggalkan pemiliknya yang pura – pura sibuk ini.

Di sini jam 22 kurang, bersama dengan oma opa yang sibuk dan rame main kartu, saya di sini menatap layar karena mau gabung sama mereka tapi nggak tau mereka main kartu apa, skillku hanya sebatas capsah 😦

Oke, jadi gini, seperti persiapan saya sebelumnya, saya di sini mau share apa aja yang harus dipersiapkan dan direncanakan beli agar mempermudah perjalanan selama di Belanda. Di sisi lain bisa jadi lebih murah kalau bisa digunakan secara baik dan bijak elo ngomong apa sih Ray.

Sebelum saya ke sini, saya dibawelin oleh kolega yang emang orang Belanda asli dan yang pernah ke sini lama apa saja yang harus diunduh dan dibeli agar ke mana – mana bisa lebih murah dan efisien, awal – awal emang kayaknya ribet banget tapi ternyata emang berguna ke sininya. Cekidot ya!!!

1. 9292.nl

logo-print9292nl

Ini adalah aplikasi andalan buat ke mana – mana. Seriusan, bahkan saya tidak pernah tanya ke orang sekitar kalau mau ke mana harus pake kereta ke mana dengan peron berapa, aplikasi ini sudah mewakili semuanya bahkan harganya. Kamu masukkan ‘dari’ dan ‘ke’ lalu estimasi waktu kamu berangkat, lalu muncul tampilannya seperti ini:

9292 look like

Jadi, untuk ke Eindhoven dari Amersfoort, dari Amersfoort peron nomor 6 saya menggunakan kereta ke arah Utrecht Central dan sampai di platform 8 lalu pindah ke peron nomor 18 ke arah Eindhoven dan sampailah saya di platform 1, dengan biayanya adalah 17 euro sekali jalan.

2. Reisplanner

Reisplanner

Nah ini yang sebenarnya sering saya gunakan daripada 9292. Sebenarnya sama saja cara kerjanya, tapi saya lihat beberapa kolega di sini menggunakan Reisplanner jadi saya juga unduh dan lebih suka pakai aplikasi ini.

Sesampainya di sini, jangan lupa beli:

3. Nomor lokal di sini.

Iya. Kalo menurut saya tetap menggunakan nomor lokal di Indonesia menghabiskan banyak biaya. Saya pernah rugi berat saat masih sangat amatiran tetap menggunakan nomor Indosat saya selama trip saya ke KorSel dan pasrah dengan kirim sms 7500/sms. Kalo diinget – inget juga nyesel karena lumayan tuh seminggu abis ratusan ribu buat kirim sms dan lainnya, jadi saya ngga mau kejadian lagi kantong  bocor cuma karena pulsa.

Saya pilih provider Lebara.

Karena… nomornya Gratis!! xD xD xD

Jadi, datengin aja ke AKO (toko  buku gitu) dan dekat kasir ada nomor Lebara dan gratis kok pilih – pilih aja nomornya.

lebara-logoNah lalu isi aja 10 euro untuk telepon dan 10 euro buat paket data. Jadi total dapet 10 euro buat telepon dan sms juga paket data sebesar 1 GB lebih.

Seriusan deh? Dua minggu berjalan saja saya di sini, ngga abis abis tuh pulsa sama paket, karena kirim sms internasional jauh lebih murah dari nomor ini dibandingkan pake nomor lokal kita. Dan paket data juga ngga abis – abis karena wifi awur – awuran a.k.a mudah ditemukan di mana saja tanpa password. Hehe..

4. OV Chipkaart

Nah ini nih ‘kartu pintar’nya transportasi di Belanda. Satu kartu bisa untuk bus, tram, dan kereta. Kalau hanya berlibur 1 – 2 minggu silakan beli yang Anonymous, bisa di loket stasiun dengan pembayaran kartu kredit juga cash. Isi aja 50 euro (total: 57.5 euro sama biaya kartunya). Oh ya kenapa saya sarankan top up dulu 50 euro terutama untuk anonymous cardholder? Sebenarnya lebih dari segi keamanan, kalau kartu hilang jadi nggak terlalu ngenes amat gitu kehilangan 700ribuan rupiah. Ini juga disarankan sama petugas di stasiun kala itu saya mau isi sampai 100 euro (saking yakinnya emang bakal ngeluyur terus selama di sini).

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sumber: ini

Konon katanya pengguna Personal lebih banyak keuntungan daripada yang Anonymous, seperti diskon 40% tapi saya belum coba. Minggu depan saya berencana membeli kartu yang Personal karena saya lumayan lama tinggal di sini jadi saya kabarin lagi ya xD

Dan inilah mukjizat yang saya dapatkan di bulan ini, how lucky I am…

4. Daagkaart!!

Kamu harus tahu bahwa harga tiket kereta di Belanda itu MAHAL!! Bahkan orang Belanda pun mengakuinya 😦

Gimana nggak, sekali perjalanan paling dekat 4.4 euro, alias hampir 70.000 rupiah. Dari Amersfoort ke Rotterdam 13.5 euro sekali jalan alias 189.000 jadinya 378.000 bolak balik OH NOOOOO!!!! Naik kereta atau naik pesawat ke Jogja sih itu mahal banget!!

Maka saya berpikir keras gimana caranya biar bisa ngeluyur ke mana aja tapi tetep murah. Lalu seakan – akan Tuhan mendengar doa saya iya ini lebai, tiba – tiba tante saya yang lagi di Neijmegen menginfokan ini.

Daagkart!!

Bij Blokker zijn er weer treinkaartjes in de aanbieding! Voor 14,95 euro verkoopt Blokker een Dal Vrij Dagkaart. Daarmee kan er in de daluren door heel Nederland gereisd worden. Een reis die vóór de spits begint mag in de spits bij één vervoerder worden afgemaakt. De treinreis moet plaatsvinden tussen maandag 13 april en zondag 14 juni 2015, echter niet op Koningsdag (27 april).

Nggak ngerti ya? Sama, saya juga XD

Jadi kira – kira gini, ini adalah kartu One Day Pass, jadi dengan 14.95 EURO, kalian bisa menggunakan kartu ini seharian ke rute mana saja dengan menggunakan kereta, ke mana saja sejauh atau sedekat apapun. Kartu ini berlaku sampai Juni 2015, dan bisa dipakai hari apa, kecuali pas King’s Day yang akan jatuh tanggal 27 April nanti.

Saya sudah mencobanya dengan sangat efektif (baca: nggak mau rugi) dua hari lalu dengan rute Amersfoort – Den Haag – Rotterdam – Utrecht – Amersfoort yang kalau ditotal bisa abis 80 EURO a.k.a lebih dari sejuta untuk KERETA doang!! Tapi dengan dagkaart, modal 15 euro kembalian 5 sen, saya bisa ke mana saja bolak balik hanya dengan kartu ini. Nguntungin banget nggak sih? Bangeeeet…..!!!! Jadi, kalau ke sini dan lagi promo dagkaart, kalian beruntung banget dan boronglah.

Jadi, kira – kira.. ini yang saya persiapkan sebelum dan saat berada di Belanda. Nanti kalau ada tambahan saya taro di sini aja ya… postingan berikutnya tentang how to use  si OV ini sama Dagkaart ini, soalnya awal – awal juga saya pernah kagok dan takut keliatan udiknya XD XD

Jpegdari atas ke bawah: akses kantor di sini, my ov chipkaart, working permit card dengan foto khas kriminilnya dan my lovely Dagkaart

Tidur dulu ah tapi~

udah jam 22:47, hoahem…

5 Comments Add yours

  1. Yanti Lidia says:

    mbak, cara dapet ov yang personal gmn ya? saya denger2 cuma yg punya residen permit yang bole beli.

    1. Hi Mbak, sebenarnya tinggal daftar aja di websitenya di ov-chipkaart.nl aja. Dan ngga pernah denger juga untuk yang punya resident permit, soalnya waktu itu aku pun cuma 3 bulan di sana dan pake working permit aja, tapi emang pas pakr OV aku prefer pake anonymous. hehe

      1. lidia says:

        Ooo. Mbak pake working permit ya. Kalo cuma pake visa jalan2 bisa ga ya? Itu oake bayar anodemen ga mbak? Nah saya denger lagi nih. Bayarnya 50eu pertahun untuk abodemennya

      2. Bisa kok. Yang penting daftar aja di webnya. Aku belum pernah denger ada abodemen, sebenarnya sekali punya kartu tersebut masa berlakunya bisa sampai 5 tahun 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s