Kata siapa nggak bisa bawa cairan masuk kabin? Tips buat para light traveler!!

Updated per December 2018:

I’m so surprised realizing this post gained many readers, even some of them contact me through Facebook or even Instagram.

I am happy to help and honored to answer all of you questions, if you have further information about this post please contact DM Instagram: @anilatavisha

I bring liquid in a cabin not only flight within Asean, Asia, also Europe even for domestic flight in Australia – country where I live now.

Jadi rekan pembaca, silakan kontak kalau ada pertanyaan khusus tentang bawa cairan ke kabin 🙂

 

 

Tahun 2013 tengah saat saya ke Korea Selatan yang mana adalah penerbangan lama saya yang pertama kalinya kala itu, saya pernah sedikit sebenarnya banyak parno sama kata orang – orang yang tidak boleh membawa cairan sama sekali. Ayah saya bahkan memaksa saya jangan bawa larutan satu mili liter pun kalau modalnya cuma checked in baggage alias hand baggage.

Selain saya kurang piknik, saya juga merasa kurang referensi, cuma manut aja omongan orang tapi nggak survey, sampai akhirnya pas kunjungan saya berikutnya ke Thailand di Oktober 2013, saya merasa dibodohi alias terlalu polos karena perjalanan saya ke Korea Selatan saya sama sekali ngga bawa cairan apapun 😦

Efeknya apa? Ya apa – apa di sana harus beli dong jadinya, sabun sampo dan peralatan mandi lainnya. Kan lumayan walau jumlahnya kecil, bisa buat makan kimchi satu kilo 😦

Untuk traveler yang masih baru – baru, saya berikan informasi mengenai LAG’s (Liquid, Gas and Aerosols). Percaya deh, kamu masih bisa membawa cairan softlens kamu, body lotion kamu, sabun cair, sampo, deodorant, parfum dan lainnya yang bisa menghemat expense di sana saat kamu traveling murah.

sumber: klia.com.my

 Pada dasarnya, kita bisa membawa beberapa cairan, gel atau aerosol namun dengan syarat sebagai berikut (sebenarnya sudah ter-state di atas tapi biarkan saya jelaskan menggunakan bahasa Indonesia):

1.Semua LAGs (cairan, gel dan aerosol – baik krim, losyen, pasta, parfum, cairan soflen dan sejenisnya) harus disimpan pada kontainer atau kemasan dengan kapasitas tidak lebih dari 100 mL. Bagi yang mempunyai kemasan LAGs lebih dari 100 mL (walau isinya tidak sampai 100 mL), tidak diperbolehkan.

Jadi memang 100 mL per item adalah ukuran maksimal yang bisa kita bawa. Sebisa mungkin ditempatkan di kemasan yang tembus pandang, seperti ini:

Jpeg
LAG’s of mine

Banyak kok yang jualan kemasan tembus pandang seperti ini, terus isi beberapa cairan seperti: sabun, sampo, lotion, apapun itu. Kalau bisa diberikan label sehingga petugas bandara mengetahui cairan apakah itu. Saya biasa menempelkan label di bagian bawah, tapi untuk kemasan ini tidak perlu karena ini adalah travel pouch yang saya beli di HEMA, Belanda 🙂

2. Kontainer atau kemasan tersebut ditempatkan di plastik transparan yang sealable dengan maksimal kapasitas tidak melebihi 1 liter. Tidak diperbolehkan menyimpan dengan plastik sandwich, wrap atau apapun yang tidak sealable.

Walau kemasannya tembus pandang, tapi plastiknya juga harus yang transparan dengan zip di bagian atasnya.

3. Kemasan plastik ditunjukkan pada saat di screening point.  Hanya satu sealable plastic bag yang diizinkan per satu penumpang.

Bila menyimpan kemasan tersebut di tas/koper/backpack, saat scanning ada benda – benda yang harus tetap dikeluarkan dari tas dan diletakkan di conveyor belt, misal: ponsel, laptop, jam, ikat pinggang, dan kemasan LAG kita. Taro kemasan tersebut pada baki yang tersedia, sehingga petugas dapat mengenali LAGs tersebut dan mudah menscanning. Walau semua kemasan tersebut menurut kamu sudah proper, membiarkan tetap di tas sama aja membuang waktu lagi, karena mesin akan berhenti dan tasmu mulai dibongkar untuk dilihat dalamnya. Mending sekalian dikeluarkan dan sejauh ini saya lancar saja.

Pssst.. mengenai masalah 1 sealable bag per penumpang, entahlah saya beruntung atau tidak, tapi lebih dari 6 bandara di Eropa saya sambangi hanya  modal hand baggage dan membawa parfum 100 mL, juga 2 plastik LAGs (tapi kalau ditotal tetap kurang dari 1 L), saya tetap diperbolehkan terbang :p

Di bandara Vaanta – Helsinki, petugas bandara mempunyai plastik khusus,  bila semua cairan yang kamu bawa tidak muat semua dalam plastik tersebut, terpaksa harus ada beberapa cairan yang kamu buang. Kalau saya cek plastiknya cukup besar, memang untuk kapasitas 1 Liter, waktu itu untungnya bawaan cairan saya muat semua, pas bagian parfum aja dipepet – pepetin LOL

4. Ada pengecualian untuk makanan/ susu bayi dan beberapa obat -obatan. Silakan konsultasikan dengan pihak maskapai untuk lebih lanjut.

Intinya, berkemaslah dengan sangat bijak, jangan sampai merepotkan diri sendiri. Packing light as its finest. Ada masukan tambahan, traveler?

Salam bubur candil,

Anila Tavisha

25 Comments Add yours

  1. Amy says:

    Aku pengen bawa soflens dan cairannya 160ml. Gimana caranya biar boleh dibawa ya? Apa ditunjukin aja waktu pengecekan?

    1. Amy, aku juga kemarin bawa yang besar cuma dibreak ke size botol 50 – 100 mL atau amannya yang 75 mL terus dikasih segel ” Softlens Liquid” Sejauh ini aman aja

  2. salsa says:

    aku pgn bawa parfume diatas 100ml gmn caranya? plis bantuannya, trims. 😃

    1. hai Mbak, bisa diakali ke media yang lebih kecil. kan ada tuh botol botol ukuran 25 mL, dibreak jadi 25mL 4 botol, dilabeli. Biasanya aman dan lolos. Aku akali itu waktu bawa cairan softlens 300 mL. Semoga membantu 🙂

  3. salsa says:

    trs dibungkusnya gmn y??

    1. bungkus biasa aja, taro di kantong organizer gitu juga aman. asal dilabeli keterangan jadi tidak terlihat mencurigakan 🙂

  4. Rahma says:

    Mau tanya dong.. saya kan beli parfum 10botol, 7botol 100ml, 3botol 75ml..
    Kira2 aman ga ya? Trus lbh baik d kabin or bagasi?

    1. hai Mbak Rahma, bagasi malah lebih baik dibandingkan di kabin. Kalau menurutku ngga masalah, atau ada 1 – 2 botol yang 75 mL di kabin. Kalau bisa diunbox – kadang suka random check aja kalau bawa banyak banyak. tapi so far aku aman. hehe

  5. Karmen Sisilia says:

    Bawa deodorant spray / dry shampoo yg spray gpp ya mbak selama dibawah 100ml ? Tks

    1. Setauku aerosol tidak diperbolehkan Sis. Kalau bisa liquids/ gels saja tapi pastikan tidak di kemasan lebih dari 100 mL
      Hope it helps

  6. kalo bawa LAG’s utk di bagasi (bukan kabin) apa pengemasannya harus di tempat transparan juga?

    1. Halo terima kasih sudah berkunjung
      Sebenarnya tidak perlu transparan, asal kemasannya mudah dikenali
      Seperti contohnya aku bawa refill softlens di botol plastik, jadi botol plastiknya harus dilabeli “softlens liquid” sebagai penanda, sehingga mempercepat proses identifikasi di X Ray
      Kalau ada kemasan yang sudah ada merknya ga apa apa gak usah dilabeli, asal tidak lebih dari 100 mL kemasannya, karena banyak kejadian orang yang bawa sesuatu dengan kemasan 250 mL (misal madu atau body lotion), walau isinya kurang dari 100 mL, tapi dari segi kemasan sudah ngga boleh.

      Hope it helps

      1. Mbak mau tanya lg heheh kalo deodorant apa masuk kedalam LAG juga yaa? Yg padat/roll on gitu?

      2. Kalau roll on aku pernah bawa di kabin. Soalnya roll in approx kan max kemasannya 50 mL ya. Harusnya ngga jadi masalah 🙂

  7. Cintaamanda says:

    Waktu pengecekan imigrasi eropa pakai soflens diperbolehkan kah? Atau harus soflens bening ?
    Apa ada semacam cek retina selain pembuatan visa ?
    Trims

    1. Halooo..
      Iya, waktu aku keliling Eropa aku pakai softlens
      Sama sekali nggak dicek yang ribet ribet, semua prosesnya lancar aja. Softlens ku malah berwarna warni haha

  8. devi says:

    halo , jadi gpp ya pakai soflents warna hitam?
    kalau mau berangkat ke singapura.
    pas di imigrasi di suruh lepas gak sis?

    1. Ngga sama sekali sis, aku pakai yang berwarna – warni, pernah warna hitam juga. Di Eropa aja aman kok 🙂

  9. Cintaamanda says:

    Aku terlanjur nuker uang 50 euro semua . Katanya ga bisa buat beli makanan dipinggir jalan atau souvenir kecil sama supermarket gtu ya ?
    Boleh minta sarannya hehe
    Makasih

  10. Sore mba, mau tanya, ini pertama kali saya keluar negeri. Saya ada rencana beli lotion, scrub dsll. 1 btl lotion nettonya 400ml. sy ada beli 10 btl. Kira-kira akan masalah tidak ya jika bawa pulang ke Indonesia? Produknya saya masuk ke dalam bagasi check ini, bukan hand carry atau bagasi kabin. Mohon infonya ya 🙂

    1. Kalau saran aku, kalau ada beberapa tas yang masuk bagasi – disebar ke beberapa tas aja. Soalnya kira kira 4 L, bukan masalah ukurannya tapi lebih ke kuantitasnya.Takut juga dikira jualan. Keep the receipt just in case mereka tanya. Semoga membantu ya

  11. Reni Herlina says:

    Permisi mau nanya, di bagasi check in itu kan zat cair max 100ml. Apakah itu per barang atau total semua barang harus max 100ml?

    1. Halo.. 100 mL per item. Dengan label dan siap dikeluarkan saat scan luggage.

  12. Reni Herlina says:

    Permisi mau nanya, kan zat cair max 100ml. Apakah itu per barang atau total semua barang harus max 100ml?

    1. per item Mbak, maaf aku baru online blog lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s