#MemesonaItu Ketika Kamu Mampu Bangkit di Titik Terendahmu

By @anilatavisha

 

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti kompetisi #MemesonaItu by Pancarkan Pesonamu But overall, I am genuinely talking about self development, for my self and other 🙂 You can enter this competition too, schatz!!

Jpeg

You are not alone, in fact there are lots of people out there who loves you 

Aku tidak pernah mau menilai masalah seseorang paling berat atau masalah orang lain lebih ringan kalau aku tidak pernah merasakannya. Setiap orang punya masalah selama hidupnya, aku pun begitu. Kita tidak akan pernah tahu kapan masalah tersebut bisa diselesaikan atau sejauh mana kita mampu menyelesaikan masalah tersebut. Semuanya, bisa jadi tergantung waktu atau bisa jadi bagaimana cara kamu mengatur cara untuk menyudahi masalahmu. Menurutku, #MemesonaItu adalah ketika kamu mampu bangkit di titik terendahmu.

Kita sama – sama tahu bahwa Tuhan tidak akan pernah menimpakan masalah kepada umatNya melebihi kemampuan umatNya sendiri. Namun praktiknya, setiap orang mempunyai kesiapan dan kesikapan berbeda dalam menyelesaikan masalahnya. Ada yang mampu bangkit dan melawan terpaan badai hidupnya dan  menikmati indahnya hidup, ia tahu bahwa banyak hal indah di sana yang menunggu sehingga ia terus berjuang sampai titik perjuangan tertingginya. Penantian itu tidak berlama – lama, karena saat semua cobaan selesai, maka keindahan hidup akan semakin dihargai.

Jpeg

Saat bangkit adalah hal tersulit, namun saat semuanya selesai, semuanya menjadi mudah

            Sayangnya, banyak juga yang melampiaskan semua masalah menjadi energi negatif. Ada yang tidak dapat menerima akhirnya menghindar dan berlari, sehingga masalah menjadi begitu larut dan seperti bola salju ia membesar seiring tergulung ke bawah. Penyelesaian masalah paling buruk adalah sesuatu yang tidak aku sukai untuk aku tulis di sini, bunuh diri. Seram, tetapi memang benar adanya, beberapa orang yang akhirnya melukai kehidupan untuk mendahului  takdir Tuhan.

Jadilah #memesona bagi dirimu sendiri, terutama saat menyelesaikan masalah. Aku tahu ini tidak selalu mudah, bisa jadi masalahmu juga tidak ada apa – apanya dibanding masalah aku sendiri. Tapi berlaku anggun dengan masalahmu akan membuatmu memesona. Ada beberapa hal yang harus kamu ingat saat kamu sedang berada dalam titik terbawahmu. Bangkit. Kenapa?

  1. You have lots of people who love you even when you don’t realize it. Saat di tahap ini, aku baru sadar bahwa banyak orang yang mencintaiku, seorang Ibu di dalam doanya, seorang ayah yang tidak pernah menyakiti anaknya, sahabat – sahabat yang selalu berada di sampingmu, saudara yang selalu mendukungmu. Percayalah bahwa selalu ada orang – orang yang peduli dan mencintaimu.

Jpeg

Life goes on, so does your problem. Hidup tidak semua tentang senang, namun saat di bawah kamu harus tahu bagaimana caranya tetap memesona 🙂

  1. Approach people with positive energies. Kamu tahu ada banyak orang yang selalu mempunyai energi positif. Mereka adalah orang – orang yang ceria, yang tidak mau melihat sisi burukmu tetapi selalu melihat hal yang baik terhadap sesuatu atau bahkan seseorang. Berdekatan dengan orang yang seperti ini akan membuatmu lebih percaya diri bahwa kamu mampu menyelesaikan masalahmu. Percaya dengan kekuatan positif yang menular kan? Begitupun dengan energi negatif. Jangan buat dirimu lelah dengan energi negatif. Carilah dari kutub sebaliknya!

 

  1. You are not alone (again). Aku harus menulis ini kedua kalinya, karena rasa penolakan dan defensif akan ada saat berada di titik ini. Aku ingin kembali lagi mengingatkan, kamu tidak akan pernah sendiri. Banyak tangan – tangan yang siap membantu kamu dan siap menggenggam tanganmu saat kamu merasa di titik terendahmu.

 

  1. Saat kamu sudah melaluinya – walaupun harus menempuh jarak yang tidak sebentar, kamu akan merasakan leganya saat semua masalahmu sudah berakhir. Saat momen seperti itu, kamu akan melihat segala sesuatunya lebih indah. Melihat begitu banyaknya orang – orang yang mendukung kamu dan membantu kamu, tersadar bahwa masih ada orang yang juga berjuang untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

 

 

  1. One thing you need to remember, God is good. Jangan pernah lupa atas kehendakNya dan kehadiranNya.

 

Menyelesaikan semua masalah dalam waktu lama bukan membuatmu menjadi lambat dan payah dalam urusan bangkit dari keterpurukan, pun saat harus membutuhkan waktu yang sebentar bukan berarti kamu begitu mudah menyelesaikan semuanya. Dukungan dan doa adalah hal yang selalu dibutuhkan bagi orang – orang untuk bangkit. Jadilah dua hal saat kamu berhasil bangkit, menularkan energi positif ke mereka yang membutuhkannya dan memberikan dukungan  untuk bangkit dari keterpurukan.

 

Jadilah memesona! 🙂

 

 

 

Semua dokumentasi milik Anila Tavisha, mengutip tanpa sumber tidak diizinkan yaaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s