Kopikina Tebet, a place where you can fall in love several times

Entah sudah berapa banyak rencana menulis dan berujung dengan wacana. Hingga akhirnya aku malu sendiri saat aku membuka lagi blogku – tulisan terakhir ternyata dipublikasikan  hampir 4 bulan lalu. Yassalaaam.. aku maluuuu…

***

Kopikina Tebet, entah sudah lama aku mendengar tempat ini. Bahkan di salah satu website kuliner, tempat ini menunjukkan taringnya, oke, maksudnya rating tempat ini sangat baik. Baik pecinta kopi, maupun yang tidak begitu suka kopi tapi ingin mencoba menu lain.

Akhirnya aku sempat ke sini bersama dua temanku.

Hampir semua meja sudah ditaro “RESERVED”, sampai ada satu meja yang kosong tapi dekat sekali dengan loud speaker, ya sudahlah daripada harus menunggu.

Seperti review dari orang – orang, memang tempat ini selalu penuh dan berisik.

Ya wajar berisik, mereka mempunyai waktu sosialnya di sini secara maksimal.

Asap rokok dan vape pun di mana – mana, di sini aku agak kurang bisa toleransi tapi mau gimana lagi. Tidak ada tempat yang free smoker.

Aku memulai memesan single origin Wonosobo dengan metode Japanese Iced. Aku punya alasan sendiri kenapa saat itu aku senang banget sama kopi dari kampungku ini. Tapi saat itu, si barista malah mengatakan ini ke aku, “biji kopinya lagi kurang bagus kualitasnya, ngga rekomen.”

Oh Wow, kok kamu jujur sekali, Mas?

Lalu aku bertanya lagi kalau begitu baiknya pakai biji kopi yang mana? Si mas baristanya menunjuk satu rak yang dipenuhi oleh toples dengan label warna – warni dan ada beberapa tingkat. Aku menuju tempat tersebut.

20170928_222212

Plenty of beans (colorful container)

Aku lalu memesan salah satu single origin, lalu barista yang lain bertanya, “mau dibikin apa?”

Japanese,” kataku,

Lalu dia menggelengkan kepala, “ngga rekomen untuk Japanese. Mendingan ini.” Dia menunjuk salah satu toples, di situ tertulis ‘Sungai Kayu Penuh, Natural Process’

Aku tahu mereka memberikan saran terbaik, jadi aku nurut.

Sungai Kayu Penuh Natural ProcessJapanese Iced Method

20170928_194815

Nggak kecewa sama rekomendasi baristanya. Rasanya enak banget! Clean, light body, agak.. pedasTapi ada slight rasa nangka di dalamnya. Berkali – kali ke sini dan end upnya ngga pernah mengubah pesananku, selalu sajian ini yang pertama menemaniku ~sebelum nambah dengan minuman atau makanan lain~

Beef Mozzarella Rice

20170928_195501

Selalu order ini di kunjungan pertama, kedua, ketigaku, seterusnya…

Aku pikir, tempat ini hanya juara saja di minumannya alias kopinya, di  mana menu makanan lain akan jarang. Atau.. kalau ada pun yah rasanya biasa aja.

Suprisingly, this is realllllyyy yummy!! Dibutuhkan kesabaran yang ekstra karena proses pembuatannya cukup lama. Tapi, worth for the waiting. Rasanya enak banget. Aku lebih suka pakai smoke beef dibandingkan tuna.

Iced Cappuccino, dibikin strong

Entah ritualku selalu begitu, satu kopi dan berlanjut dengan kopi yang lainnya. Aku suka cappuccinonya, ngga begitu milky, masih bisa terasa taste kopinya. Cocok untuk teman – temanku yang tidak terlalu suka kopi hitam tapi tetep mau kopi.

20170928_193904

Overall, aku suka semua hidangan di sini. Kopinya tanpa cela, para barista pun terlihat menguasai apa yang mereka jual. Menurutku itu poin plus plus (kayak pijat) bagiku. Penjual yang mengerti jelas tentang apa yang mereka jual. Aku juga respect with how they are honest with conditions of their beans. Aku bisa tidak tahu dan tidak bisa membedakan, tapi mereka tetap menginformasikan.

Sajian yang aku juga icip:

Singkong Keju

Pisang Bakar

Roti Pizza

Hazelnut Latte Iced

Noodle in Jar (Tom Yam Flavor)

lain – lain karena kerjaanku nambah makanan, yang pasti aku selalu memesan sajian kopi.

 

All pictures are owned by Anila Tavisha 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s