StoryTEAling: Teacupping and Teatasting by Havelteh

20171126_151855

Kalau berbicara tentang teh, pengetahuanku masih sangat minim, tapi ketertarikanku sudah lama, tepatnya saat aku tinggal di Belanda beberapa tahun lalu.

Tempat terakhir aku bertanya – tanya tentang teh adalah di Simon Lévelt  Zwolle. Tapi setelah aku pulang ke Indonesia, pengetahuanku stagnan – karena untuk mendapatkan informasi tentang teh aku merasa kesulitan (mungkin aku juga yang masih sedikit jaringannya), sehingga pengetahuan tentang kopi lebih mudah didapatkan dibandingkan teh.

Long story short, aku sedikit melupakan teh sampai 2 tahun. Walau aku berjualan produk teh (ini wajib banget diklik ya, hehe), tapi aku bisa menakar pengetahuanku tentang teh berkebalikan dengan passionku di teh ini.

***

Aku melihat jadwal StoryTEAling pertama dari Havelteh di media daring temanku, sialnya saat itu dilakukan di Surabaya. Tapi, tidak menyurutkan hati untuk kontak ke Mbak Ifana, CP Havelteh saat itu – untuk bertanya kapankah acaranya diadakan di Jakarta?

“Juni kemarin kita sudah melakukan teacupping di Kopka,” katanya melalui Whatsapp. Saat itu Agustus, sedangkan aku baru pindah ke Depok ya Juli. Keselll.. beda sebulan saja dan aku skip acara bagus tersebut.

Lalu aku mengamanahkan Mbak Ifana untuk memberiku informasi jika ada acara yang sama di sekitaran Jabodetabek (Bandung  pun tak apa).

***

Akhirnya ada juga acara StoryTEAling di Jakarta. Nggak mikir dua kali! Aku langsung daftar.

Aku juga tahu, pasti aku yang paling ngga tau apa – apa tentang teh. Jadi, aku harus memanfaatkan event ini dengan sebaik – baiknya.

***

D – Day

Walau dengan drama nyasar – nyasaran, akhirnya aku sampai juga ke venue yang terletak di Rocket Pizza Indonesia – HQ di Kemang. Pesertanya mungkin hanya sepuluh – atau kurang? Aku tidak bisa membedakan mana yang dari pihak Havelteh, Rocket Pizza maupun peserta. Yang pasti, kebanyakan dari mereka sudah saling kenal – dan aku baru mengenal mereka. Kebanyakan dari mereka sudah mempunyai/ menjalani usaha teh.

Acara yang seharusnya dimulai jam 10:30 agak mundur, oke, sebenarnya ini cukup menjadi concernku tapi saat itu mereka menjelaskan bahwa sebelumnya acara ini tidak pernah terlambat, karena ada satu dan lain hal makanya terlambat. Baiklah.

Acara diisi oleh Mas Seno dari Havelteh. Beliaulah yang banyak menjelaskan tentang teh di sesi ini. Dari sejarah teh, penyebaran teh di Indonesia, jenis – jenis teh dan karakteristiknya secara umum.

***

Teacupping Session

Sama seperti kopi, teh juga mempunya flavour wheel sendiri, begini gambarannya.

ITMA Flavor Wheel_letter.indd

Source: ITMA

Sesi ini diajarkan dari awal, bagaimana menyesap teh dan tekhniknya sehingga bisa mendapatkan taste yang sempurna saat melakukan teacupping. Walau sudah beberapa kali coffee cupping, aku masih saja deg – degan tidak dapat merasakan dengan jelas puluhan teh yang nanti akan ditawarkan. Apalagi rencananya akan dibuat sekitar 20 teh dari berbagai macam jenis, daerah dan rasa.

WhatsApp Image 2017-12-01 at 10.44.11 PM

Flavor chart yang diberikan oleh Havelteh

Kami diberikan juga cupping sheet sebanyak 5 lembar, cukup untuk 20 jenis teh. Berbagai macam teh ditawarkan, dari greentea yang berbeda daerah, flavored tea with essence, sampai rooibos. 

Masih ada banyak teh yang aku masih belum bisa menerka tastenya. Mungkin aku juga harus banyak belajar dan membiasakan diri menyesap banyak teh.

Perutku sudah mulai blebek – blebek, indikasi asam lambung naik. Ini efek paling obvious kalau lagi cupping session, baik kopi maupun teh. Makanya,dari awal sudah dijelaskan bahwa sebelum teacupping, para peserta diharapkan sudah sarapan. Aku juga sudah sarapan sih.. dikit…

***

Lunch Break

Ini momen yang seru karena dengan jumlah peserta yang tidak banyak, kesempatan untuk ngobrol dan tukar pikiran satu sama lain menjadi lebih seru.

WhatsApp Image 2017-12-01 at 10.44.11 PMKesampaian icip pizza rocket di menu makan siang kali ini

Dengan menu spesial dari Rocket Pizza dan dessert yang enakkk banget dari cokelat! Terutama hujan yang bikin sendu, emang perbincangan hangat adalah obatnya.

Waktu istirahat sekitar satu jam dan sesi terakhir yang paling SERRRRUUUU setelah ini!

Teablending session

Ternyata sambil menuju ke teablending session, beberapa teh masih disajikan. Yang juara menurutku Rooibos, karena dari dulu aku suka rooibos. Walaupun jenis minuman ini sebenarnya bukan teh, karena Rooibos adalah semak – semak yang berada di Afrika. Anyway, produkku ada Rooibos juga loh. Lol!

WhatsApp Image 2017-12-01 at 10.44.12 PM

Sebelum memulai praktik teablending, beberapa hal juga dijelaskan oleh Mas Seno terkait cara mencampur/ blending teh berdasarkan beberapa tujuannya, calming atau energizing, (hot/cold) untuk siapa (anak  muda atau orangtua).

Lalu mulailah praktik teablending!

KAAALAAAP!!!

Terdapat berbotol – botol bahan untuk campuran teh,mulai dari rempah – rempahan, bunga – bungaan sampah buah – buah kering. Jumlahnya puluhan dan omg.. seru banget! Kita diberikan dua wadah untuk melakukan teablending.  Jadi, aku berencana membuat dua jenis teh, yaitu yang energizing dan calming – dengan base tea green tea yang calming dan black tea yang energizing. 

 

20171126_145314

I call this calming tea as.. Eeenie Meenie Peony from Anila Tavisha. LOL

Teh pertama yang aku buat berasal dari base tea greentea Bali, laku aku tambahkan pink peony flower, vanilla seeds, cinnamon dan mulberry kering.

20171126_145512

Untuk teh ini aku menamakannya Brighten MonMor (Monday Morning) by Anila Tavisha 

Untuk teh kedua yang sifatnya membuat semangat aku banyak bermain di rempah – rempah. Black tea dengan kapulaga, rosemarry, cinnamon, anyelir merah dan cengkeh. Warnanya cantik banget aku suka sekali campuran ini. Can’t wait to taste it!!

Teablending sheet juga tidak lupa aku isi. Soalnya kalo rasanya sukses kan mana tahu ya buat produk sendiri. Hehe..

Tidak terasa acara selesai. Sebenarnya tidak tahu acara selesainya seperti apa. Tapi bagi yang sudah harus pulang silakan boleh pulang. Karena aku ada agenda lain dan jauh di Kebon Jeruk, maka aku memutuskan pulang dengan kawan baruku yang lain. Beberapa peserta masih asik ngobrol satu sama lain.

Aku juga masih ingin lanjut, sayang sekali waktunya terbatas.

Tukar – menukar kontak pun tidak dapat dihindari. Aku merasa senang dengan acara ini. Pertama, tidak ada sama sekali peserta yang mendominasi paling expert atau tahu semua tentang teh, aku yakin mereka menahan pengetahuan mereka karena tujuan mereka juga belajar atau refresh. I do appreciate this little things.

Kedua, karena poin pertama tadi, aku jadi tidak merasa bodo sendiri karena masih tahu sedikit tentang teh. Mereka sangat welcome, walau sudah menjadi CEO ini, usaha teh ini, usaha teh itu dan lain – lain.

Ketiga, please Havelteh, tolong adakan acara serupa ini lagi di Jakarta. Aku sangat menunggu.

Terima kasih untuk 26 November kemarin, Havelteh!

 

WhatsApp Image 2017-12-01 at 9.41.59 PM

Sumber: Instagram @Havelteh

 

Without text, then all pictures here are owned by me, Anila Tavisha.

One Comment Add yours

  1. desywu says:

    Duuh, aku pengeeen. Baru denger event ini. Langsung follow havelteh dong anaknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s