Day Seterusnya: Perihal Menunda Menulis dan Terlalu Banyak Alasan

#PerksofBeingUnemployed

WhatsApp Image 2017-12-25 at 9.37.26 PM

Senja di Rooftop Chezbon Hostel

Kalau satu hari udah skip, pasti hari berikutnya ada kemalasan yang hakiki untuk menulis lagi. Jadi, aku mohon maaf sekali, progress berjalan, tapi aku sendiri yang banyak menunda.

Anyway, walau pekerjaanku di postingan lalu baru menginjak hari kedua, tapi di tanggal 15 – 17 Desember aku sudah mengambil libur. Karena, saat itu aku sudah berjanji dengan ketiga sahabatku yang lainnya untuk getaway trip di Bandung. Nah untuk catatan perjalanan bagian perjalanan pribadi itu, mungkin aku akan susulkan di tulisan lain. Entah besok, entah bulan depan, kemungkinan besar menunda. Hehe..

Di hari – hari ke sekianku ini, semakin banyak idealisme yang harus aku kubur. Banyak ide yang menumpuk cuma ujung – ujungnya harus kuhempaskan, hempas dengan keras biar pecah sampai ngga bisa disusun. Soalnya, susah sekali bila bergabung di proyek yang progressnya sudah 90%. Kalau kamu berkerja di sektor jasa seperti konsultan, kamu pasti banyak paham. Aku juga mengalami hal yang sama, apalagi jika beberapa hal sudah terlanjur dibangun dan sulit untuk dimodifikasi – yang bisa kamu lakukan hanya meminimalisasi risiko sehingga menjadi lebih aman dari segi ergonomi.

Aku suka lebih banyak memaksa juga (maaf, Aa. LOL), ketika semuanya memikirkan budget tapi ini adalah hal yang tidak dapat kamu tawar dari segi harga, aku paksa untuk membeli. Yaa.. kan udah dibeli ya? Masa’ mau dikembalikan? Hehe..

 

Karena sudah seminggu aku menunda untuk menulis, maka beberapa hal yang aku lakukan akan dituliskan bukan berdasarkan periode.

 

Perihal Gantungan Baju

3m-Command-Hooks

Salah satu kekurangan (di samping beberapa kekurangan lainnya) adalah tidak adanya gantungan untuk baju. Ini adalah hal yang sangat penting paling tidak sebagai privilege dari kekurangan yang ada. Maka, aku tidak mau bercanda untuk hal ini. Karena owner lagi ngga ada , maka aku semena – mena membeli hanger di ACE Hardware, tidak main – main juga, aku membeli merk Command yang tapenya titisan produk 3M. Jelas kan kualitas 3M? Untuk pilihan ini aku siap mendebat sang owner jika menurutnya pilihan ini tidak bijak. Dibutuhkan 14 cantolan untuk single bed dan 8 untuk queen bed, tidak lupa setiap ranjang ukuran besar aku berikan 2 cantolan, tidak hanya satu. Setiap cantolan mampu menahan beban 1,3 kg, setara 1 celana jins dan 1 baju katun – tidakkah kalian memikirkan hal ini saat membeli cantolan baju? Aku ngga pernah, kecuali saat ini.

***

Pencahayaan Paripurna

3-flood-lights-warm-white

Sumber: Lighting Ever

Ada beberapa spot promosi yang difungsikan untuk memberitahu orang – orang yang sedang makan di Warung Asik, bahwa terdapat hostel loh di lantai bawah restoran ini. Ah ya, mungkin aku belum menginformasikan, capsule hostel ini terletak di lantai bawah warung makan yang bernama Warung Asik. Sebagai bangunan tua – sarat kental seperti bangunan Belanda, maka mempunyai lantai dasar adalah hal yang lumrah. Bukan hanya lantai dasar yang seperti basement parkiran, tapi ruangan yang sangat luas. Nah, area basement itulah yang dibuat sebagai bangunan kapsul hotel.

Ada 3 banner yang dipasang, satu memanfaatkan area Warung Asik (tentu saja dengan izin si pemilik resto) dan satu lagi dipasang di bagian bawah basement. Untuk banner kedua, aku juga ngga mau main – main lagi. AKu tidak mau memanfaatkan lampu LED yang cahayanya terlalu benderan. Lalu aku membeli lampu jenis ini, tadaa…

Afbeeldingsresultaat voor lighting downlights

Sumber: Lighting Style

Tapi sampai tulisan ini diturunkan, lampu tersebut belum dipasang – karena belum ada yang tahu cara memasangnya.

***

Jadi, selama satu minggu ini ada banyak hal yang terjadi. Dari, hal – hal printil yang tidak diperhatikan padahal sangat krusial, sampai kegemasan aku terhadap para tamu yang MANJA BANGET NGGA MAU CUCI PIRING DAN GELASNYA.

Ini dari sisiku sebagai seseorang yang sudah terbiasa menginap di hostel, kalau kamu masih mental hotel – mbok ngga usah nginep di hostel. Bikin kesel orang aja ngga dicuci piring dan gelas bekas sarapannya. Sorry, I reveal my true face here.

 

Aku juga ingin menuliskan apa yang terjadi di tanggal 24 Desember pada malam hari. Super duper hectic! Will let you know after this post.

***

Aku tetap tidak bosan mengingatkan, menjadi seperti aku saat ini bisa jadi terlihat menyenangkan atau membosankan. Ada yang bertahan di kubikel kerjanya memang karena menikmati. Itu hakmu. Aku tidak akan capek – capek menyuruhmu keluar dari pekerjaan dan menggalakkan enaknya berkerja di mana saja.

 

 

Ciao!

Anila Tavisha di Padasuka

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s