Scams di Australia

20180504_182421-01

Menjadi WHV tidak melulu banyak senangnya. Kalau kamu berpikiran seperti itu, silakan pikir – pikir lagi untuk apply visa WHV di tahun ini atau tahun berikutnya.

Seperti contoh sederhananya adalah scam. Scam ini mengincar backpacker yang sedang menetap di Australia sementara waktu. Karena kita sebagai pendatang, ada beberapa backpacker yang mudah merasa ketakutan saat mendapatkan scam seperti ini.

Maka di posting ini, aku memberikan informasi yang aku alami sendiri minggu lalu terkait scam. Tulisan ini diterbitkan di grup WHV Indonesia, karena sadar diri nih blog kurang tenar, maka dengan menuliskan di grup tersebut semoga lebih menjaring banyak mata.

Oke, silakan dinikmati.

 

SHARE INFO

Semoga info ini membantu untuk teman – teman, jika mengalami kejadian serupa denganku untuk tidak panik.
Jadi, tanggal 21 – 25 Mei lalu merupakan National Scams Awareness Week, sebelum tanggal itu pun juga Commonwealth Bank mengirimkan artikel mengenai scam, cuma saat itu aku agak ignorant dan baru baca di tanggal 24 Mei.

Akhirnya aku mengalami scam juga pada tanggal 25 Mei.
Karena saat itu aku lagi kerja (dan as usual kalau kerja di farm sinyalnya hampa) jadi scammer hanya bisa meninggalkan Message Bank (or what you so call mailbox).

Di Message Bank muncullah suara laki – laki, tegas, tegap (kali), berwibawa, mengancam, dominan, menakutkan yang menegaskan bahwa aku “ketahuan” melakukan tax avoidance. Lalu warrant akan diterbitkan untuk penahanan (ukh.. takut) jika menghubungi ke nomor 024xxxxxxx sekian sekian.

Heran, aku putar lagi. Oh bener ternyata karena tax avoidance.

Selanjutnya?
Tak acuhkan.

Tapi untuk memastikan aku bertanya ke SPV di farm yang orang lokal. She said, “yes, it is a scam. Many backpackers experienced it here. “
Lalu SPV itu menjelaskan, badan seperti ATO, bank atau pihak lain tidak akan pernah menyampaikan hal seperti itu via telepon, kalau memang kita ada masalah sama tax kita, mereka akan menghubungi employernya dahulu atau mengirimkan surat ke kamu. Scam seperti ini banyak mengincar backpacker – yang jelas sebagai pendatang, apalagi kalau orangnya parnoan dan tidak validasi informasi setelah mendapatkan telepon tersebut.

Aku pribadi langsung tidak mengacuhkan karena aku tidak merasa menghindari pajak, TFN (semacam NPWP Australia atau Tax File Number) oke, employer sudah tahu, tabungan ngga ada ( TT_TT ) jadi di bagian mana aku bisa melakukan avoiding?
* Kalau ragu dengan informasi ini, saat mendapatkan message bank yang disinyalisasi scam dari teleponmu, kamu bisa langsung tanya dengan orang lokal, CS bank atau CS ATO.

~ Lalu apa sih yang mereka akan lakukan kalau kamu menghubungi nomor tersebut?
Mereka akan meminta sejumlah bayaran – yang bisa dibilang sebagai penjamin kamu ngga akan ditahan sama polisi.

~ Mereka tahu nomor kita dari mana?
Piece of cake~~ Selalu ada cara menuju Roma.

Semoga informasinya berguna. Ini link tambahan sebagai referensi mengenai Scamming.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s