(Sudah) Lima Bulan di Mareeba

“I’m pretty sure someone will get fired today”

“I will withdrawn my gift for you because you keep making mistakes”

“Can you do faster, Ray?”

20180425_070533

Itu adalah ancaman sehari – hari dari sang Supervisor saat melihat cara kerjaku di minggu pertama berkerja di banana shed.

Aku ingat setiap kata pengantar di email saat aku sibuk apply pekerjaan melalui surat daring, aku selalu bangga menyebut frekuensi olah fisikku yang bisa mencapay 5 – 6 hari per minggu.

Dengan intensitas setinggi itu, masa’ sih kerja di farm aja ngga kuat?

***

Yes, it is hard.

Tidak butuh waktu berminggu – minggu bagiku untuk berada di titik menyerahku di minggu pertama berkerja di pabrik pisang.

White collar works are nothing compared with blue collar activity.

Aku tidak bisa menggerakkan kedua tanganku, selalu bergetar saat tidur. Aku harus mengatupkan kedua tanganku lalu aku himpitkan di antara selangkanganku atau dengkulku saat tidur, karena rasa sakit yang bertubi – tubi di tangan, bahu, punggung. Semua badanku.

“Tidak apa – apa, hanya sementara,” kata Jessica, backpacker Italia yang sudah berkerja selama dua bulan di shed. Pernyataan dia juga diamini oleh beberapa rekan WHV dari Indonesia.

Yang membuatku bertahan hanya melihat ke atas, aku melihat semua teman dari Indonesia bertahan sampai selesai, sampai mereka berhasil mendapatkan pesyaratan tahun kedua mereka. Dari fisiknya pun banyak yang lebih kecil dari badanku.

Jadi, sugesti ini yang selalu datang ke diriku, kalau mereka bisa? KENAPA AKU NGGA BISA?

***

Perlahan – lahan temanku pergi, pulang kampung karena Lebaran, pindah ke farm lain dan alasan lainnya.

20180504_110832

ANZAC Park, Mareeba

Saat tulisan ini diturunkan, tinggal aku satu – satunya orang Indonesia yang berkerja di farm.

Tidak terasa juga sudah bulan kelima aku berada di farm. Ngga ada yang menyangka – diriku sendiri – bahwa aku bisa bertahan di tekanan sebesar ini.

What doesn’t kill you makes you stronger.

***

Namun aku paham, selalu ada risiko permanen bila berkerja di farm, mostly.

Saat ini aku mengambil liburan 2 minggu dan aku diizinkan kembali lagi, tapi jari kelingking kiriku suka menekuk sendiri.

Tingling feeling di seluruh tanganku masih kadang kurasakan, walau aku di sini, selama 2 minggu hampir tidak pernah melakukan aktifitas fisik.

***

Teman – teman pejuang WHV yang mempertimbangkan untuk menjadi anak farm, ini pesanku. Bukan hanya fisikmu yang harus dipersiapkan, tapi juga mentalmu.

Apalagi  pekerjaan di shed lebih banyak tekanan daripada berkerja di outdoor. Aku memang tidak punya perbandingan dari pengalamanku, tapi banyak cerita dari teman yang seperjuangan dan serumah denganku.

***

Housekeeping aja deh.

Itu keputusanmu.

Tapi percaya deh, semua pekerjaan di Australia benar – benar keras dan berat.

Karena kamu dibayar per jam, setiap  jam kamu harus melakukan yang terbaik.

Di satu hari di shed, aku pernah mendapatkan pekerjaan maha gampang, malah aku hanya menggunakan satu tanganku untuk melakukan pekerjaan tersebut, bahkan sang employer menyebut bahwa posisi tersebut adalah posisi yang diada  – adakan, tapi hanya beberapa hari setelah dihilangkan.

Bahwa kamu dibayar untuk menyibukkan kedua tanganmu.

2 Comments Add yours

  1. Ceritakan dong Ray, hal-hal baik apa yang bisa dipelajari dari kebun di Australia? Pengen banget soalnya bisa menerapkan prinsip perkebunan modern untuk kebun di kampungku ini. Ini request-ku. Tolong yak segera dibuat tulisannya. Thank you.

    1. Tapi proses perkebunan/agrikultur di Australia berbeda – beda tergantung produknya. AKu bisa cerita tentang pisang, mungkin akan berbeda dengan pepaya atau buah/sayuran lain. Tapi aku bisa jelaskan semampuku yaaa ehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s