Mengkritik Alokasi dalam Hati

“Bisa coba lagi?” Pintanya lagi. Sudah enam kali aku coba menyelesaikan transaksi tersebut, tapi tetap saja belum ada uang masuk di rekeningnya. “Hhhh..” Aku menahan napas dan mencoba mengeluarkan perlahan kekesalanku seiring karbondioksida yang kuhembuskan.  Bukan gimana, aku akan jauh lebih sabar jika transaksi gagal ini dicoba beberapa kali untuk hal yang baik untuk badannya….

Mimpiku Mati di Sydney

Selang bulan berada di Australia, aku bulatkan niat untuk bersaing dengan warga lokal, untuk mendapatkan lisensi dan siap bersaing di benua lain. Bukan biaya yang sama sekali sedikit, aku harus menabung jauh hari dan terbang ke Brisbane selama 2 minggu untuk melengkapi semua persyaratannya.   Semakin dekat dengan Sydney saat perjalanan panjang bersama sahabatku, Albane…

Kembali untuk Kembali

Cemas berlebihan, lebih parahnya lagi, berkepanjangan. Aku ingat satu zona gelap terjadi di tahun yang baru berjalan 4 bulan ini. Bulan dua, pertama kalinya aku merasakan terasingkan. Terasingkan karena aksara, budaya dan bahasa yang berbeda. Padahal ini sudah tahun kedua, harusnya semua perbedaan menjadi mudah. Aku sang minoritas. Ini juga bukan kali pertama terjadi. Aku…

Sekar yang Hilang

  Entah sudah berapa lama Sekar menghilang. Aku sudah mengincarnya dari tiga bulan lalu. Selalu berada di tempat yang sama.   Bergeming. Mengundang. Tanpa menggoda. Namanya Sekar. Perjalananku dari stasiun Homebush sampai sejengkal meter ke stasiun Newtown menjadi berbeda. Karena Sekar sudah menghilang. Sesalku tidak ada efek apa – apa. Aku sudah tahu aku harus…

Scams di Australia

Menjadi WHV tidak melulu banyak senangnya. Kalau kamu berpikiran seperti itu, silakan pikir – pikir lagi untuk apply visa WHV di tahun ini atau tahun berikutnya. Seperti contoh sederhananya adalah scam. Scam ini mengincar backpacker yang sedang menetap di Australia sementara waktu. Karena kita sebagai pendatang, ada beberapa backpacker yang mudah merasa ketakutan saat mendapatkan scam seperti ini. Maka di posting ini, aku memberikan informasi yang aku…

NuArt Sculpture Park – Bandung :Magisnya Mengingatkan Hal Tentang Indonesia

Sengguknya semakin sering terdengar. Lama – lama aku juga tidak malu menunjukkan senggukku juga. Sumbernya berada di bangku belakangku, mungkin di sebelah kanan belakang. Kalau perempuan itu tidak gengsi menunjukkan harunya di teater ini, mengapa aku harus? *** Kunjungan kedua di tempat ini. Kali ini, hampir semuanya merupakan teman baru. Yaitu tamu – tamu dari…

Ini Bukan Tentang Bandung Lagi, Yuk ke Pasar Modern di Tangerang

Aku ingat sekali saat aku terlalu banyak mengulas tempat di Bandung tapi sampai tak acuh dengan daerahku sendiri. Titik balikku saat aku mengulas Pasar Cihapit (cek di Instagram ya, pakai follow lebih sempurna lagi, hehe.. Please, aku kaum pansos!).   Kunjunganku ke pasar ini sebenarnya juga baru di tahun 2016. Awal – awal pasar ini…

Day Seterusnya: Perihal Menunda Menulis dan Terlalu Banyak Alasan

#PerksofBeingUnemployed Senja di Rooftop Chezbon Hostel Kalau satu hari udah skip, pasti hari berikutnya ada kemalasan yang hakiki untuk menulis lagi. Jadi, aku mohon maaf sekali, progress berjalan, tapi aku sendiri yang banyak menunda. Anyway, walau pekerjaanku di postingan lalu baru menginjak hari kedua, tapi di tanggal 15 – 17 Desember aku sudah mengambil libur. Karena, saat…

Day 1: I Said Yes! I Mean, Why Not??

#PerksofBeingUnemployed Episode 1   No, I wasn’t being proposed by someone. Yes, proposed by someone, for work basis. LOL.   Kamis di 7 Desember 2017, agendaku sudah tercatat lebih dari beberapa bulan lalu. Belajar. Kata itu lagi.   Aku pun heran betapa susahnya aku belajar untuk menyelesaikan gelar Teknikku tahun ini – tapi begitu menggebu –…