Belajar Membenci

Aku sedang belajar untuk membenci.   Aku terlalu biasa meredam semua rasa itu, hingga terbiasa dan menjadi terasa semakin bias. Kadang aku selalu bertanya bagaimana bisa semua emosi dirasakan terlalu  berlebihan, tangis yang meraung, rindu yang membuncah, tawa yang tergelak kencang, malu yang membuat pipi bersemu, takut yang memunculkan rasa kalut, amarah yang tergerak terlalu…

Pembenci Malam

Malam, perlukah aku menyumpah padamu agar tidak pernah ada? Biarlah pagi berganti siang, siang berganti sore, sore.. lalu kembali menjadi pagi. Tidakkah kau senang luka yang kau kecap selalu berasal dari mimpiku, tangis di tempat tidurku, doa di sela senggukku? Biarlah pagi berganti siang, tidak pernah ada malam. Aku terlalu membenci bintang saat mulai berkelip…