Ask Me Something!!! (but not this question for sure)

I held his hand, another hand still busy with his gadget, his right hand grabbed my hand so tightly. “I’m playing ask.fm, and I enjoy this, haha.. Look at this silly question!! Read this!!” He directly gave his smartphone and let me explore his phone. I did not check the questions, but also his messages,…

Namanya Sapta

Sapta Satria Anggara. Setidaknya itu nama yang akhirnya aku dapatkan, setelah lama hanya berani melihatmu diam – diam, dari cermin di kelas angkat beban, dari curi pandang di lobi, atau dari tatapan sekilas saat berpapasan di koridor menuju lift. Lelaki itu yang menarik perhatianku setidaknya lima bulan lalu. Workout outfitnya hampir selalu sama modelnya, atasan…

Dua Punggung yang Saling Membelakangi

Jam 2 dini hari. Ini kebiasaan saat Sabtu malam, lagu dangdut dan teriakan para penyanyi yang sayup – sayup dari kampung sebelah. Tidak akan berhenti sampai menjelang subuh nanti. Kami biasanya tertawa, atau ikut bersenandung satu lagu yang menjadi tembang wajib orkes sederhana tersebut, sampai akhirnya kita lelah dan tertidur sendiri. Kadang sampai lupa Subuhan,…

Pemberhentian Terakhir

“Sebentar lagi tujuanku sampai,” ucapmu, tanpa melihat ke arahku, memalingkan kepalamu ke luar jendela. Selalu. Selalu kamu yang meninggalkanku lebih dulu. Aku hanya bisa memendam dalam hati, berdebat denganmu akan meninggalkan airmata di wajahmu. “Jadi kapan hari terakhirmu di kantor?” Tanyaku, mengalihkan resahku. “Besok. Besok terakhir aku akan melewati kota ini.” Kamu merapikan anak rambutmu…

Mistletoe dan Cerita Lima Menit

“Ini cerita lima menitku, dimulai dari… sekarang,” Ilyana memutar pergelangan tangannya, mencari tombol stopwatch di jam digitalnya dan menyalakannya. Nit nit. “Oke.” Jawabku singkat, mencoba fokus dengan ceritanya nanti, aku menyingkirkan cangkir kopi di depanku, meletakkan ponselku. Multitask adalah hal yang paling menyiksa bagi lelaki, lebih baik kusingkirkan semuanya. “Aku masuk ke satu taman dengan…

Kopie Katze

Source: here Aku selalu ingin seperti Mbak Bitari. Setiap wanita ingin seperti dia, baik fisik maupun kepribadian. Aku ingin melenggang dengan kepercayaan diri dan senyum tipisnya melewati tiga perempat area kantor yang memanjang, mengenakan long dress pink dan heels 15 cm berwarna hijau toska, membuat semua orang kagum, membuatku kagum. Dan semakin ingin menjadi seperti…

Ketika di pos yang penuh dengan Edelweiss aku menggenggam tanganmu

Sudah gelap, namun begitu banyak pendaki yang berlomba – lomba ke pos lima, menemukan petak demi petak tanah landai untuk ditempati semalaman. Kita terpaksa membuka tenda di ladang Edelweiss itu, dengan angin yang ribut seakan ingin mengoyak tenda, dan udara dingin yang ingin sekali memasuki badan, membuat kami kedinginan Di pos ini, aku menggenggam tanganmu,…

City Never Sleeps Hunter

 Source : Here       “Bagaimana menurutmu kota yang ideal itu?” Aku membuka pertanyaan duluan, mencari jawaban yang sudah aku terka nanti, bersemangat. “Aku harus mulai dari mana ya?” Membalik tanya dengan senyum tipismu. Kamu menenggak air mineral, tanpa sedotan, seperti kebiasaan kamu. Dan menghabiskan seluruh isinya. Seperti biasa, aku hanya tenang di depanmu,…

Senyum Samar di Ufuk Barat

“Apa aku masih kurang mendekat?” Lelaki tampan di depanku saat ini menggeleng pelan, “cukup kok.” Senyumnya tersamarkan oleh semburat jingga di ufuk Barat yang menyinari sisi kanan wajahnya, kehangatannya sinar tersebut ikut menyinari sisi kiri wajahku. Kita berhadapan, dan saling berpegangan tangan. Erat. Aku menatapnya lagi, begitu pun dirinya. Aku sempat berpikir bahwa dia sedang…

Transfer Virus di Senja

Sore itu, jalan tol JORR dipenuhi oleh kendaraan roda empat ke atas yang menuju ke arah Bandung, Sabtu ternyata menjadi hari sempurna untuk melakukan perjalanan panjang, dengan asumsi menghindari kemacetan pada Jumat malam. Namun ternyata ada ratusan pengendara yang mempunyai asumsi tersebut, sehingga kemacetan tetap harus dinikmati dengan pasrah oleh pengendara maupun penumpangnya. Tidak hanya…