Cadangan Hansaplast

Aku cerita sama Mbak Diah, Mbak Diah bilang, “Perempuan itu banyak punya cadangan hansaplast. Tiap ada luka tembel sana tembel sini. Sampe gak sadar kalo badan udah jadi mumi. Kamu sering disakitin gini, bahkan kamu lupa bagaimana caranya dibahagiakan. Suatu hari nanti, orang yang mau jabatan tangan sama kamu aja,kamu anggap jatuh cinta sama kamu….

Dua Punggung yang Saling Membelakangi

Jam 2 dini hari. Ini kebiasaan saat Sabtu malam, lagu dangdut dan teriakan para penyanyi yang sayup – sayup dari kampung sebelah. Tidak akan berhenti sampai menjelang subuh nanti. Kami biasanya tertawa, atau ikut bersenandung satu lagu yang menjadi tembang wajib orkes sederhana tersebut, sampai akhirnya kita lelah dan tertidur sendiri. Kadang sampai lupa Subuhan,…

Kilasan Duka Cita di Hari Suka Cita

Suka Cita saat Lebaran merupakan harga  mati bagi diri gue secara pribadi, walau di sisi lain, ada sedikit ketakutan yang menghampiri saat umur semakin bertambah: apa gue masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan penuh rahmat tahun depan? Atau lengkapkah orang tercinta yang biasa sama – sama menikmati Lebaran saat tahun depan? Atau ada yang…

Pemberhentian Terakhir

“Sebentar lagi tujuanku sampai,” ucapmu, tanpa melihat ke arahku, memalingkan kepalamu ke luar jendela. Selalu. Selalu kamu yang meninggalkanku lebih dulu. Aku hanya bisa memendam dalam hati, berdebat denganmu akan meninggalkan airmata di wajahmu. “Jadi kapan hari terakhirmu di kantor?” Tanyaku, mengalihkan resahku. “Besok. Besok terakhir aku akan melewati kota ini.” Kamu merapikan anak rambutmu…

Aku Ingin Menulis, tapi Aku Takut Menangis

Kamu adalah sumber tulisan paling mudah kutemui Yang bisa kutemukan dalam mimpiku, atau dari percakapan kita yang satu arah kala itu Kamu adalah godaan terbesar untuk menjadi tokoh di tulisanku Hanya dengan mengamati caramu berbicara, atau caramu menatap kala itu Tapi, Aku takut menangis bila menuliskan tentangmu Aku takut mengizinkan airmata untuk sepuasnya keluar tanpa…

Satu Pencarian (Kembali) Titik Temu

Ashza Ini tentang satu cerita panjang dari sahabatku yang telah menemukan tokoh utama yang dia cari selama ini pada draft novelnya yang menghilang beberapa bulan lalu. Ini benar – benar cerita seru dari sahabatku yang juga  menemukan tokoh utama dalam hidupnya. *** Ashza “Kamu mau cerita apa lagi?” Spontan aku bertanya, karena baru saja melihat…

“Kalau saja..”

Source: desura.com   “Kalau saja..” Kata ini selalu saja sering terdengar dari banyak orang. Mungkin aku bukan mempelajari langsung dari kedua orangtuaku agar tidak menyesal sampai mengatakan dua kata tersebut. Namun semakin dewasa, ternyata orang – orang di sekitarku menunjukkan dan menjadi pengajar hidup yang baik. “Kalau saja..” Entah dari kalimat tersebut yang terlontar, atau…

Siapa Suruh Kamu Bermain dengan Api?

Aku melukai, meningggalkan bekas yang akan lama menghilang. Aku diciptakan untuk tidak menjadi pendampingmu, karena aku penyiksa. Memikatmu dengan spektrum warna terang, lalu perlahan menjalarkan lidah api. Membakarmu. Aku bukan air yang mampu menawarkan dahagamu. Bukan pula yang selalu mengikuti aturan, hulu ke hilir; tinggi ke rendah. Aku penuh dengan ketidakteraturan. Aku bukan angin yang…

Multi-Photon Quantum Kiss

“Ah akhirnya, eksekusi pendekatan multi-photon di dalam kriptografi kuantum,” Lingga berbicara sendiri di balik buku tebalnya, membenarkan kacamata bingkai tebalnya, mengacak – acak rambutnya sesekali. Indira mendongakkan kepalanya dari layar gadgetnya yang sedari tadi menjadi fokus terbesarnya, karena kekasihnya sedang asik sendiri dengan pencarian referensinya, namun alisnya mengernyit, ingin tahu lebih jauh apa yang kekasihnya…

Sendu si Pemilik Lesung Pipit

cerpen ini diikutsertakan ke dalam program Kampus Fiksi Divapress dan berhasil lolos ke dalam Kelas Kampus Fiksi angkatan VI     PAK!!! Perempuan di depanku kaget bukan kepalang, tepukan keras beberapa sentimeter di wajahnya mampu mengembalikan kesadarannya dari lamunan lamanya yang merentang beberapa menit itu. “Duma!!!” Iraz berteriak, kaget bercampur malu. Jelas aku tahu ke…