Aku Pembaca yang Teliti, Karena Kamu Buku Milikku

Teras rumah, sofa panjang hijau toska dengan empat bantal yang diletakkan rapi, tempat sempurna untuk bermalas – malasan kala lelah setelah berkerja lebih dari sepertiga hari, oh ya satu lagi, segelas besar teh Twinnings spearmint, kesukaan kita berdua juga. Saat ini aku sedang sendirian menunggumu, tidak ada kabar lagi mulai menjadi kebiasaanmu. Jam dua belas…

Senyum Samar di Ufuk Barat

“Apa aku masih kurang mendekat?” Lelaki tampan di depanku saat ini menggeleng pelan, “cukup kok.” Senyumnya tersamarkan oleh semburat jingga di ufuk Barat yang menyinari sisi kanan wajahnya, kehangatannya sinar tersebut ikut menyinari sisi kiri wajahku. Kita berhadapan, dan saling berpegangan tangan. Erat. Aku menatapnya lagi, begitu pun dirinya. Aku sempat berpikir bahwa dia sedang…

Perjalanan Pertama, Pertanyaan yang Sama

  Source: flick river Mungkin sudah gunung ke sekian dan pantai yang ke berapa puluh yang aku jejaki. Namun ini perjalanan pertamaku bersama dirimu, yang akhirnya aku kalahkan egoku untuk menghindarimu. *** Aku sebenarnya tidak merasa terganggu dengan siapa aku berjalan, namun aku merasa harus mempersiapkan banyak hal saat aku memutuskan untuk menyertakan dirimu di…