Knock knock..

Tok.. tok.. “Siapa itu?” Aku bertanya, mungkin untuk kesekian kalinya. Masih hening, tanpa jawaban. Aku mengintip dari balik pintu, perlahan. Masih sama, tidak ada siapa – siapa. Aku masih terperangkap di sini, berharap seseorang dapat mengeluarkan aku. Aku tidak bebas, ingin lepas. Tok.. tok.. “Siapa itu? Papa? Anabel? Idra?” Aku setengah berteriak, humor ini menjadi…