Titik Kembali

Segelas grain whisky yang kutenggak cepat, rasa panas-nyaman mulai menjalar ke otak. Aku bahkan dapat merasakan alirannya dari sela-sela pembuluh darah. Beberapa bagian organ dalamku seakan menolak kehadiran alkohol yang masuk secara berlebihan.   ‘Ngga ada bedanya sekarang dengan Ayah’, batinku, atau mungkin aku sedang melantur. Namun begitu, aku merasa tidak ada bedanya dengan Ayahku…