Why Should Solo Travel?

Source: Here In certain moment, I like to create my travel plan with my friends, make an itinerary and discuss are they agree with my itinerary? (and I really don’t like if they answer “terserah lo” but on D-Day they whining this and that lallalala blah blah blah, get away!!). We have to combine what…

Susur Bali 24 Jam ala Anila Tavisha – Post Day

Sudah siap – siap? Atau malah sudah menikmati perjalananmu? Selanjutnya apa? 😀 Rangkuman: Perjalanan 24 jam ini berhasil mencapai beberapa destinasi, empat laut (Nusa Dua, Sanur, Dreamland, Kuta), tiga tempat makan (Made Weti, Seniman Cofee Gallery, dan Bebek I Made Joni), susur jalur rafting Ayung (trekking). Keadaan one day trip saat weekday. Tidak ada agenda…

Susur Bali 24 Jam ala Anila Tavisha – D Day!!

Sudah packing? Silakan baca kelanjutannya di sini!! Ready for D-Day?!!?? Yeay!!! Day 1 Karena baru sampai jam 20:30 WITA, maka tidak banyak yang bisa dilakukan. Saat sampai, memang agenda yang dilakukan adalah dinner di Jimbaran (link itinerary for download attached below). Kalau sendirian, naik taksi yang pakai argo saja, namun harus keluar bandara dulu, tapi…

Susur Bali 24 Jam Ala Anila Tavisha – Pre

Anila Tavisha #setorkaki di Sanur   Tidak ada seorang pun yang tidak jatuh cinta oleh Bali (walau tetap.. terms and conditions apply). Beberapa wisatawan menikmati hingar – bingar, night life di sana tapi beberapa mencari ketenangan di salah satu sudut Bali (bukan sudut juga sebenarnya, tapi mengarah ke Selatan Bali misalnya, dan beberapa destinasi menenangkan…

City Trip: Sensasi Lawas Belanja di Toko Buku Djawa – Braga

Tidak ada yang membuatku tertarik awalnya untuk mengunjungi toko buku ini. Bagiku, sepanjang jalan Braga adalah spot yang keren untuk mengabadikan bangunan di sana, atau mengabadikan diri sendiri (yang nyatanya tidak pernah aku lakukan lagi, mungkin kadar narsisku sudah minim). Sampai akhirnya temanku bertanya kepadaku, “sudah pernah ke sini?” Tanyanya sambil menunjuk bangunan di depan…

Before I Die, I will..

Dari stasiun Euljiro 4(sa)-ga, aku mengikuti jalur hijau di peta yang selalu aku bawa ke mana –  mana, tanpa transit, akhirnya. Setidaknya aku tidak perlu mengeluarkan 1,150 KRW lagi untuk tiket sekali jalan menuju destinasi yang dituju. Berhenti di stasiun Ahyeon, aku menjadi langganan bertanya – tanya menuju tempat yang sebenarnya tidak terlalu masuk ke…

Setiap Perjalanan Mempunyai Judulnya Masing – masing

Kamu seorang penjejak? Cheonggyecheon River. Photo by Farah Soraya   Saya selalu mengatakan penjejak alih – alih pendaki, petualang, atau apa pun. Entah postulat dari mana, saya merasa sebutan penjejak lebih cocok buat saya ketimbang petualang atau traveler. Banyak Negara yang patut dijejaki, banyak tempat yang sudah terjejaki. Tapi, apakah setiap perjalanan punya judulnya sendiri?…

Perjalanan Men(y)enangkan Busan – Seoul Menggunakan KTX

“Ke Seoul naik KTX aja, cari pengalaman. Jangan naik pesawat lagi.” Saran dari ayah saya saat mencari transportasi kembali ke Seoul dari itinerary saya setelah dari Pulau Jeju. Penasaran, saya mencari tahu kenapa KTX bisa begitu istimewa dan harus dicoba. Selain karena tidak ada (belum ada lebih tepatnya) di Indonesia, kereta ini disinyalir kelajuannya melebihi…

Angkat Carriermu, Geret Kopermu, mari ke Festival Jailolo!!

“Tulisan ini diikutkan dalam “Jailolo, I’m Coming!” Blog Contest yang diselenggarakan oleh Festival Teluk Jailolo dan Wego Indonesia“ There is no heaven in the world, but there are pieces of it. – Jules Renard Rasanya  tidak bisa menampik bahwa potongan-potongan surga tersebar di seluruh bagian di Indonesia, dari Sumatera sampai Papua. Keindahan alam, keberagaman budaya dan  adat, tak ayal…